If this collab happens it will be the collab of the century 🎀
[omongan] Kolaborasi atau Kebetulan? Para penggemar berspekulasi tentang kemungkinan keterkaitan antara BTS, BLACKPINK, dan CORTIS.
Seiring meningkatnya antisipasi terhadap kembalinya BTS yang telah lama ditunggu-tunggu, diskusi daring telah bergeser dari kegembiraan akan comeback ke pertanyaan yang lebih besar: Mungkinkah beberapa grup K-pop raksasa terhubung di era baru ini?
Sebuah Comeback yang Sudah Menggugah Perhatian Global
BTS bersiap merilis album studio baru mereka "Arirang" pada 20 Maret 2026, menandai proyek grup lengkap pertama mereka dalam hampir empat tahun setelah menyelesaikan wajib militer.
Album ini telah menarik perhatian besar, dengan jutaan pra-pemesanan di Spotify dan terus menduduki peringkat No. 1 di tangga lagu global bahkan sebelum dirilis.
Untuk mendukung album tersebut, grup ini juga meluncurkan Arirang World Tour, yang dijadwalkan dimulai pada April 2026 dan berlangsung hingga tahun 2027 di puluhan kota di seluruh dunia.
Besarnya skala peluncuran ini telah memperkuat anggapan di kalangan penggemar bahwa comeback ini dimaksudkan untuk mendefinisikan babak selanjutnya bagi BTS.
Di sinilah BLACKPINK Masuk ke dalam Percakapan
Hampir bersamaan, BLACKPINK juga sedang mempersiapkan comeback besar mereka sendiri, termasuk kolaborasi budaya dengan Museum Nasional Korea yang terkait dengan EP mereka yang akan datang, Deadline.
Kedua kelompok tersebut banyak mengangkat tema budaya Korea dalam proyek mereka, hal ini memicu diskusi tentang apakah industri ini bergerak menuju pertunjukan global yang terkoordinasi dari warisan Korea, alih-alih perilisan yang terisolasi.
Namun, belum ada pengumuman resmi yang menghubungkan kedua grup musik tersebut secara musikal.
Faktor CORTIS: Koneksi Label Memicu Rumor
Sebagian besar spekulasi kolaborasi sebenarnya berasal dari keterlibatan CORTIS, sebuah kelompok baru di bawah naungan HYBE.
Kampanye promosi untuk comeback BTS melibatkan partisipasi dari artis-artis satu label seperti CORTIS dan TXT, yang membagikan konten bertema yang terkait dengan kampanye pesan global yang sama.
Promosi silang ini membuat sebagian penggemar berasumsi bahwa kolaborasi musik mungkin akan terjadi, meskipun kampanye tersebut tampaknya berfungsi sebagai sinergi pemasaran dan bukan perilisan bersama yang telah dikonfirmasi.
CORTIS sendiri telah mendapatkan visibilitas internasional, termasuk penampilan yang terkait dengan acara global besar seperti panggung NBA All-Star, yang menandakan strategi ekspansi HYBE yang lebih luas.
Tren Industri: Promosi Paralel, Bukan Crossover
Para analis K-pop menunjukkan bahwa proyek-proyek besar yang dikerjakan secara bersamaan semakin umum terjadi karena agensi menyelaraskan perilisan untuk memaksimalkan perhatian global daripada menggabungkan artis secara kreatif.
Faktanya, gelombang kembalinya sejumlah artis besar saat ini mencerminkan upaya yang lebih luas untuk menyoroti budaya Korea secara internasional melalui musik, pameran, dan kemitraan.
Hal ini menunjukkan bahwa apa yang ditafsirkan penggemar sebagai "petunjuk" mungkin sebenarnya merupakan bagian dari momen budaya terkoordinasi untuk pen positioning global K-pop.
Jadi… Apakah Kolaborasi Akan Terjadi?
Sekarang:
✔ Comeback dan tur dunia BTS — resmi dikonfirmasi.
✔ BLACKPINK sedang mempersiapkan proyek besar yang terkait dengan promosi budaya Korea.
✔ CORTIS terlibat dalam ekosistem promosi bersama di bawah HYBE.
❌ Belum ada pengumuman resmi mengenai kolaborasi BTS–BLACKPINK–CORTIS.
Sampai pihak-pihak terkait mengeluarkan pernyataan resmi, kolaborasi besar yang dirumorkan tersebut masih tetap berada dalam ranah spekulasi penggemar.
✅ Kesimpulan:
Tahun 2026 tampaknya akan menjadi salah satu tahun terbesar dalam sejarah K-pop—bukan karena adanya kolaborasi super yang telah dikonfirmasi, tetapi karena banyak artis papan atas kembali secara bersamaan dengan proyek-proyek yang didorong oleh budaya dan ditargetkan secara global.