인기 게시판 TOP 50
Saya merinding mendengar pernyataan Ian yang memilih kebebasan daripada takhta.
“Jika aku naik takhta, aku akan menghapus monarki.” Pernyataan tunggal Ian ini saja sudah mengejutkan. Hal itu terasa lebih kuat lagi karena dalam adegan tersebut, seseorang yang lebih dekat dengan takhta daripada siapa pun menyatakan bahwa ia akan melepaskan kekuasaannya dan memilih kebebasan untuk semua. Hal itu semakin menyentuh hatiku karena terasa bukan sekadar tindakan pemberontakan biasa, melainkan keputusan yang diambil setelah pertimbangan panjang.
Momen ketika Perdana Menteri Min bertanya, “Apakah kamu juga menginginkan kebebasan sekarang?” dan Ian menjawab, “Kebebasanku bukan hanya untukku saja,” adalah kalimat yang benar-benar tak terlupakan. Kedalaman karakter benar-benar terlihat dalam cara dia memilih nilai yang lebih besar daripada kebahagiaannya sendiri. Adegan di mana seseorang di puncak kekuasaan dengan berani menyatakan bahwa dia akan mengorbankan segalanya akan benar-benar tetap terpatri dalam ingatan saya untuk waktu yang lama.