제작비 큰 작품이었던 만큼 디테일 아쉬움에 더 말이 나온 것 같아요🥲 그래도 배우들 연기랑 작품 자체 매력은 좋았다는 반응도 많더라고요!
인기 게시판 TOP 50
Ringkasan Komprehensif tentang Distorsi Sejarah oleh Istri Militer Agung Abad ke-21! Proyek Timur Laut, Keterampilan Akting, Permintaan Maaf, IU, Byun Woo-seok
Drama 'Istri Pangeran Agung Abad ke-21,' yang hampir mencapai akhir, menjadi topik pembicaraan yang lebih besar karena kontroversi tentang distorsi sejarah daripada akhir ceritanya.
Secara khusus, meskipun merupakan karya dengan anggaran produksi sekitar 30 miliar won,
Setelah berbagai kesalahan dalam penggambaran ritual dan simbol kerajaan terungkap, hal itu akhirnya menyebabkan tim produksi mengeluarkan permintaan maaf.
1. Kontroversi bermula dari adegan 'Cheoncheonse' pada upacara penobatan.
Kontroversi bermula ketika "Cheoncheonse" digunakan sebagai pengganti "Manse" pada upacara penobatan raja.
Adegan yang paling menimbulkan kontroversi adalah penobatan Pangeran Agung Ian.
Rakyat meneriakkan "Hidup seribu tahun!" kepada raja baru, sebuah ungkapan yang umumnya digunakan untuk raja dari kelas tuan feodal, bukan kaisar.
Oleh karena itu, kritik terus berlanjut bahwa penggunaan 'Cheoncheonse' untuk seorang raja dari negara merdeka merupakan ungkapan yang merendahkan status raja.
2. Kontroversi mengenai pemakaian mahkota penahanan
Ditekankan bahwa mahkota yang dikenakan raja juga tidak sesuai. Dalam adegan penobatan, mahkota yang dikenakan raja adalah mahkota segi sembilan, bukan mahkota segi dua belas.
Selain itu, penggunaan Empat Dewa Penjaga sebagai sasaran telah menjadi kontroversial. Saat Tiongkok berupaya memasukkan sejarah Goguryeo dan Balhae ke dalam sejarahnya sendiri, fakta bahwa Empat Dewa Penjaga (Naga Biru, Harimau Putih, Burung Merah, dan Kura-kura Hitam) dijadikan sasaran dan bukannya makhluk suci yang melindungi negara, menghadapi kritik keras.
3. Menjelaskan ungkapan 'Hongseo' dan unsur-unsur Tionghoa
Terdapat reaksi berkelanjutan bahwa ungkapan-ungkapan Tionghoa dicampuradukkan ke dalam terminologi dan arahan secara keseluruhan.
Fakta bahwa kematian raja digambarkan sebagai 'Hungseo' dan bukan 'Bungeo' dalam karya tersebut juga memicu kontroversi.
Hal ini juga menuai kritik karena dianggap lebih mendekati gambaran negara vasal, yang menyebabkan reaksi bahwa hal itu tidak sesuai dengan konteksnya.
Selain itu, juga dikemukakan bahwa dalam beberapa adegan, penataannya lebih menyerupai upacara minum teh Tiongkok daripada upacara minum teh tradisional Korea.
4. Permintaan maaf dari tim produksi dan langkah-langkah tindak lanjut
Tim produksi mengumumkan langkah-langkah perbaikan setelah mengakui kontroversi tersebut. Saat kontroversi semakin memanas, tim produksi mengakui kurangnya pembangunan dunia dan akurasi sejarah melalui permintaan maaf resmi.
Selanjutnya, mereka mengumumkan bahwa mereka akan memodifikasi audio dan subtitle adegan bermasalah tersebut dalam tayangan ulang, VOD, dan OTT, tetapi
Kritik terhadap konten yang sudah disiarkan tidak mudah mereda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
T: Mengapa 'Cheonse' menjadi masalah?
Hal ini karena ungkapan tersebut digunakan untuk raja dari kelas tuan tanah feodal, bukan kaisar, sehingga dapat diartikan sebagai merendahkan status raja.
T: Apa perbedaan antara mahkota kecaman dan mahkota upacara?
Ini adalah hiasan kepala yang diakui memiliki peringkat satu tingkat lebih rendah daripada mahkota dua belas sisi.
T: Apakah ini benar-benar distorsi sejarah?
Banyak yang memandang hal ini bukan sebagai distorsi sejarah yang terkonfirmasi, melainkan sebagai kontroversi mengenai kesalahan dalam keakuratan sejarah dan masalah dengan representasi simbolik.
T: Apa posisi tim produksi?
Mereka mengakui kurangnya keakuratan sejarah dan meminta maaf, serta menyatakan bahwa mereka akan merevisi beberapa adegan.
Postingan populer secara real-time
142K orang sedang membicarakan Isu-isu industri hiburan saat ini
272K orang sedang membicarakan aktor saat ini