인기 게시판 TOP 50
[2026] "Ratu Polka Dot" Yayoi Kusama Meninggal pada Usia 97 Tahun | Penyebab Kematian dan Ringkasan Penghormatan
Seniman avant-garde Yayoi Kusama meninggal dunia pada 14 Agustus 2026, pada usia 97 tahun karena kegagalan multi-organ. Artikel ini merangkum fakta-fakta yang telah dikonfirmasi mengenai penyebab kematian dan karier Kusama, yang dikenal sebagai "Ratu Polka Dot," serta penghormatan dari Shingo Katori dan tanggapan dari Museum Seni Kota Matsumoto dan Museum Yayoi Kusama.
[2026] "Ratu Polka Dot" Yayoi Kusama Meninggal pada Usia 97 Tahun | Penyebab Kematian dan Ringkasan Penghormatan
Daftar isi
- Yayoi Kusama meninggal dunia | Penyebab kematian dan keadaan seputar pengumuman tersebut
- Perjalanan Yayoi Kusama, "Ratu Polka Dot"
- Pengakuan global dan kolaborasi dengan Louis Vuitton
- Penghormatan dari berbagai bidang, termasuk Shingo Katori.
- Tanggapan Museum | Museum Seni Kota Matsumoto / Museum Yayoi Kusama
- Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
T: Kapan Yayoi Kusama meninggal dunia?
A. Beliau meninggal dunia pada tanggal 14 Agustus 2026 di sebuah rumah sakit di Tokyo. Usianya 97 tahun.
T: Apa penyebab kematiannya?
A. Ia meninggal karena kegagalan multi organ. Dikatakan bahwa ia terus melukis hingga sesaat sebelum kematiannya.
T: Kapan pengumuman itu disampaikan?
A. Pada tanggal 27 Agustus 2026, kabar kematiannya diumumkan di situs web resmi Studio Yayoi Kusama dan Museum Yayoi Kusama.
1. Kematian Yayoi Kusama | Penyebab Kematian dan Latar Belakang Pengumuman
Yayoi Kusama, seniman avant-garde yang dikenal di seluruh dunia karena karya-karyanya yang bermotif titik-titik dan jaring, meninggal dunia pada tanggal 14 Agustus 2026 di sebuah rumah sakit di Tokyo. Ia berusia 97 tahun. Penyebab kematiannya diumumkan sebagai kegagalan multi organ.
Kabar meninggalnya Yayoi Kusama diumumkan pada tanggal 27 Agustus 2026, ketika Studio Yayoi Kusama dan Museum Yayoi Kusama bersama-sama memposting pemberitahuan di situs web resmi mereka yang berjudul "Pengumuman Meninggalnya Yayoi Kusama." Pengumuman tersebut menyatakan, "Ia mendedikasikan segalanya untuk kegiatan internasionalnya sebagai seniman avant-garde di berbagai bidang, termasuk seni, pertunjukan, novel, dan puisi, dan menjalani hidup selama 97 tahun di mana ia terus mengeksplorasi cinta dan jiwa abadi, tidak pernah melepaskan kuas lukisnya hingga sesaat sebelum kematiannya."
👉 Situs Web Resmi Museum Yayoi Kusama
Menurut sumber di agensinya, Kusama terus melukis di kamar rumah sakitnya hingga Juli 2026, saat ia sedang memulihkan diri. Pemakaman akan diadakan secara tertutup dengan hanya dihadiri anggota keluarga dekat, dan upacara peringatan akan diadakan di kemudian hari. Tanggal dan detail lainnya akan diumumkan di situs web resmi.
2. Perjalanan Yayoi Kusama, "Ratu Polkadot"
Yayoi Kusama lahir pada 22 Maret 1929 di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano. Sejak usia muda, ia mengalami halusinasi, delusi, dan halusinasi pendengaran, dan konon ia mulai menggambar titik-titik dan jaring-jaring sekitar usia 10 tahun. Pengalaman pribadi ini menjadi asal mula motif titik-titik dan jaring-jaring yang akan menjadi ciri khas karyanya sepanjang hidupnya.
Setelah mempelajari lukisan Jepang di Sekolah Seni dan Kerajinan Kota Kyoto, ia pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1957 untuk mencari lingkungan kreatif yang lebih bebas. Berbasis di New York, ia secara berturut-turut menghasilkan karya-karya inovatif seperti "lukisan jaring" yang melibatkan pengulangan pola jaring, "patung lunak" yang melibatkan pengisian kain, dan instalasi yang menggunakan cermin dan lampu listrik. Ia mengembangkan filosofi artistik "penghancuran diri," di mana diri menghilang dengan mengulang dan memperbanyak motif tunggal.
Pada akhir tahun 1960-an, di tengah maraknya budaya hippie, ia menarik perhatian dengan "happening," yaitu pertunjukan telanjang yang mengadvokasi pembebasan seksual dan tema-tema lainnya. Pada tahun 1966, ia mempersembahkan "Narcissus's Garden" di Biennale Venesia ke-33.
Setelah itu, kesehatannya memburuk, dan ia kembali ke Jepang pada tahun 1973. Ia juga mulai menulis puisi dan novel.
| tahun | Acara Utama |
| Tahun 1929 | Lahir di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano |
| Tahun 1957 | Pindah ke Amerika Serikat dan mendirikan pusat kegiatannya di New York. |
| Tahun 1966 | Mempersembahkan "Taman Narcissus" di Biennale Venesia |
| Tahun 1973 | Pulang ke rumah |
| Tahun 1993 | Kepada perwakilan Paviliun Jepang di Biennale Venesia |
| Tahun 2017 | Museum Yayoi Kusama dibuka |
| tahun 2026 | Meninggal pada tanggal 14 Agustus (usia 97 tahun) |
3. Pengakuan Global dan Kolaborasi dengan Louis Vuitton
Setelah kembali ke Jepang, ia untuk sementara waktu menarik diri dari sorotan media, tetapi sebuah pameran retrospektif yang diadakan di Amerika Serikat pada tahun 1989 memicu evaluasi ulang terhadap karyanya. Pada tahun 1993, ia terpilih untuk mewakili Jepang di Pameran Seni Internasional Biennale Venesia, dan pada tahun 1998, ia mengadakan pameran tunggal di Museum of Modern Art (MoMA) di New York, yang mengukuhkan reputasinya di kancah internasional.
Pada tahun 2010-an, pameran keliling diadakan berturut-turut di Eropa, Amerika, dan Asia, memicu booming "KUSAMA" global. Di Jepang, pameran tunggal berskala besar diadakan di Pusat Seni Nasional, Tokyo di Roppongi pada tahun 2017, menarik sekitar 520.000 pengunjung. Juga pada tahun 2017, Museum Yayoi Kusama, yang memamerkan karya-karyanya, dibuka di Shinjuku, Tokyo.
Karya kreatifnya berlanjut hingga tahun-tahun terakhirnya, dan sejak 2009 ia mengerjakan seri lukisan berskala besar "Jiwa Abadiku," menghasilkan sekitar 900 karya selama kurang lebih 12 tahun. Pada tahun 2021, ia mulai mengerjakan seri lukisan baru, "Berdoa untuk Cinta Setiap Hari."
Peluncuran produk hasil kolaborasi dengan merek mewah Louis Vuitton juga menghasilkan banyak perhatian, dan motif polkadot Kusama telah menyebar jauh melampaui ranah seni. Penghargaan yang diraihnya termasuk Orde Seni dan Sastra Prancis (Perwira) pada tahun 2003, Tokoh Berjasa Budaya pada tahun 2009, dan Orde Kebudayaan pada tahun 2016. Karya-karya yang telah diterbitkannya meliputi otobiografi "Infinite Net," kumpulan puisi "Such Melancholy," dan novel "Christopher's Brothel."
4. Penghargaan dari berbagai bidang, termasuk Shingo Katori
Setelah mendengar kabar kematiannya, ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan.
Aktor dan penyanyi Shingo Katori tetap menjalin kontak dengan Yayoi Kusama sejak percakapan mereka untuk sebuah proyek majalah pada tahun 2013. Katori mengenang, "Ketika saya berkesempatan berbicara dengan Ibu Kusama di studionya, beliau terus melukis sepanjang waktu kami berbicara. Beliau mengatakan bahwa tidak peduli seberapa banyak beliau melukis, waktu yang tersedia tidak pernah cukup. Beliau mengajari saya pentingnya untuk terus melukis dalam waktu yang terbatas." Kemudian ia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, "Saya juga akan mencoba untuk terus melukis. Terima kasih banyak, Ibu Kusama."
5. Tanggapan Museum | Museum Seni Kota Matsumoto / Museum Yayoi Kusama
Museum Seni Kota Matsumoto di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano, kota kelahiran Yayoi Kusama, memposting pernyataan belasungkawa di situs web resminya pada 27 Agustus 2026. Kota Matsumoto akan berduka atas kepergiannya dan akan mendirikan altar peringatan dari 28 hingga 30 Agustus 2026. Selama periode yang sama, pameran khusus "Yayoi Kusama: Di Mana Jiwa Bersemayam" akan dibuka untuk warga Matsumoto secara gratis.
Museum Yayoi Kusama di Shinjuku, Tokyo, juga mengumumkan kepergiannya di situs web resminya. Museum tersebut dijadwalkan tutup mulai 31 Agustus 2026 hingga 7 Oktober 2026 untuk perubahan pameran.
| fasilitas | korespondensi |
| Museum Seni Kota Matsumoto | Ucapan belasungkawa disampaikan melalui situs web resmi. |
| Kota Matsumoto |
Sebuah altar peringatan akan didirikan mulai tanggal 28 Agustus hingga 30 Agustus 2026, dan sebuah pameran khusus akan dibuka untuk umum secara gratis.
|
| Museum Yayoi Kusama |
Situs web resmi mengumumkan kematian tersebut, dan museum akan ditutup mulai 31 Agustus 2026 hingga 7 Oktober 2026 (tentatif).
|
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1. Apa penyebab kematian Yayoi Kusama?
A. Penyebab kematian dilaporkan sebagai kegagalan multi organ. Ia meninggal dunia pada tanggal 14 Agustus 2026 di sebuah rumah sakit di Tokyo.
Q2. Pada usia berapa mereka meninggal dunia?
A. Ia berusia 97 tahun. Ia lahir pada tanggal 22 Maret 1929.
Q3. Apakah akan ada upacara peringatan?
A. Pemakaman akan diadakan secara tertutup dengan hanya dihadiri oleh kerabat dekat, dan upacara peringatan akan diadakan di kemudian hari. Tanggal dan waktu akan diumumkan di situs web resmi.
Q4. Bolehkah saya meletakkan bunga?
Kota Matsumoto akan mendirikan altar peringatan mulai tanggal 28 Agustus 2026 hingga 30 Agustus 2026.
🔥Artikel menarik lainnya yang kami rekomendasikan untuk Anda
Dapatkan berita hiburan global terbaru di komunitas FanPlus 💗
[2026] Apa penyebab kematian Akira Kusaka? Siapakah dia? Ringkasan kariernya di Nico Nico Douga.
[2026] Siapakah Kiho Isobe, pacar Junichi Kawamoto? Ringkasan bagaimana mereka bertemu.