Siapa yang ingin ikut antusias dengan Jihoon dan Woozi kita?

kebosanan 2

photo

Benarkah itu...?










































BGM☃️- { Jalan - Dokyeom (Asli_Paul Kim) }








"...anak anjing..."

"...Mendesah..."

"Nyonya..!"


secara luas_


tsk___



"Apa kau tidak dengar apa yang kukatakan?"

"Sudah kubilang jangan ikuti aku!!!!!!"

"...Maaf"

"Egois sampai akhir"

"Kau memang selalu seperti itu, oppa."

“Apakah kamu ingat apa yang kamu katakan saat kamu menyatakan perasaanmu padaku?!”

"Kau bilang kau tidak akan membuatku menangis"

"Kau bilang kau akan membuatku lebih bahagia daripada siapa pun"

"Tapi tahukah kamu?"

"Aku merasa aku menjadi jauh lebih tidak bahagia sejak mulai berkencan denganmu."

"Aku selalu menunggumu, oppa."

"Dari saat aku bangun hingga aku tertidur, aku hanya menunggumu."

"Tapi... apakah kau memikirkan aku, oppa...?"

"Saat ulang tahunku terakhir kali"

"Ingat?"

"..."

"Tapi...kau bilang itu tidak apa-apa."

"Sudah kubilang aku sebenarnya tidak terlalu merayakan hal-hal seperti ulang tahun."

"Aku bilang tidak apa-apa"

"Ya, aku bilang tidak apa-apa."

"Tapi apakah itu benar-benar baik-baik saja?"

"Benarkah aku menunggumu sampai larut malam itu karena aku tidak merayakan ulang tahun?"

"Pernahkah kamu mempertimbangkan bahwa apa yang kukatakan mungkin bohong?"

"Oppa, kau mungkin tidak pernah memikirkan hal itu."

"Tahukah kamu betapa banyak aku menangis hari itu?"

"Hari ke-100 kami lagi"

"Bahkan saat itu, saudaraku sering terlambat karena pekerjaan."

"Jadi, aku pulang sendirian pada hari bersalju itu."

"itu"

"Ya!! Aku berbohong lagi."

"Aku masuk duluan karena kakakku tidak datang dalam waktu yang lama."

"Tapi jam berapa kamu meneleponku?"

"...pukul 12..."

"Oke"

"Sebenarnya, aku menunggumu sampai saat itu."

"Janji temu kami pukul 8."

"Aku menggigil kedinginan selama empat jam menunggu saudaraku, dan inilah yang kupikirkan."

"Berapa lama lagi aku harus mengerti kamu, oppa?"

"Mengapa aku terus menunggu?"

“Apakah kamu tahu betapa menyedihkannya memiliki pikiran seperti ini?”

"Kamu tidak tahu!!!! Kamu tidak tahu apa-apa."

"Karena kamu sudah menungguku seharian penuh!!!!!!"

"..Saya minta maaf"

"Yang kamu lakukan cuma bicara saja!!!!!!"

"Setiap hari..."

"Aku sangat membencimu..."

"Aku akan berhenti sekarang..."

"Ha...aku duluan."



Bunyi "klik-klik" sepatu perlahan menghilang.

Hubungan kita berakhir di sini.




































photo

"...jangan pergi..."