"Ini, sekolah...?"
"Dia orangnya, dia dulu suka menindas di SMP, haha."
"Pasti sulit menjaga citramu, haha" Gadis 1
"Aku pernah jadi pelaku perundungan? Saat SMP...?"
ㆍㆍㆍ
Saat aku memasuki kelas
Saya sudah dilempari sampah ke tempat sampah sejak awal.
''Apa yang sedang kamu lakukan?''
''Ji-woo mengatakan inilah yang terjadi padamu,''
"Aku harus membalas dendam atas nama Jiwoo." Gadis 2
''Yeo Ji-woo..?''
ㆍㆍㆍ
Meja itu dipenuhi coretan dan sumpah serapah yang tertulis di atasnya.
''Apa kesalahan yang telah saya lakukan...''
ㆍㆍㆍ
Sekarang waktunya ke gym, jadi kamu harus ganti baju olahraga.
Tapi tiba-tiba perutku mulai sakit.
"Apa kamu tidak mau ganti baju olahraga?"
''Tiba-tiba saya sakit perut''
''Aku sakit perut gara-gara guru olahragaku''
''Katakan padaku aku tidak boleh keluar''
''Oke''
ㆍㆍㆍ
Saat aku membuka lokerku untuk mengambil buku pelajaran
Buku teks itu robek.
ㆍㆍㆍ
Sekarang ini bahkan benar-benar terjadi
Suatu hari, kami bertemu di sebuah gang sempit pada hari hujan.
ㆍㆍㆍ
"Ha ha ha ha..''
''Itu hanya mimpi...''
''bersyukur..''
ㆍㆍㆍ
"Hei, aku terlambat!!" Ibu
''persepsi?''
Aku segera berpakaian, mengenakan tas, dan pergi sejauh yang aku bisa.
Aku berlari cepat ke sekolah.
ㆍㆍㆍ
Saya bisa masuk sekolah pukul 8:55.
Begitu saya masuk, rasanya semua orang menatap saya dan mengumpat saya.
"Dia orangnya, dia dulu suka menindas di SMP, haha."
"Pasti sulit menjaga citramu, haha" Gadis 1
Apakah kamu melihat adegan ini dalam mimpimu?
Bukankah begitu?
ㆍㆍㆍ
Begitu saya masuk kelas
Aku memukul sampah di dalam tempat sampah.
Kurasa adegan ini juga terjadi dalam mimpi?
Mungkinkah mimpi itu merupakan mimpi prekognitif?
Aku melihat ke meja untuk berjaga-jaga.
Ada grafiti dan sumpah serapah saya tertulis di sana.
"Mimpi itu memang merupakan mimpi kenabian."
ㆍㆍㆍ
"Buku teks itu harus disobek."
Saat saya membuka loker, buku-buku pelajaran itu memang robek.
"Mengapa ini merupakan mimpi prekognitif?"
ㆍㆍㆍ
Tiba-tiba perutku sakit...
"Kenapa kamu tidak ganti baju olahraga?" Berenang
''Tiba-tiba saya sakit perut''
''Aku sakit perut, jadi aku bilang ke guru olahraga, PE''
''Katakan padaku aku tidak boleh keluar''
''Oke''
Jika aku membiarkan diriku terbawa oleh mimpi prekognitifku sejenak, apakah aku akan benar?
Aku tidak mau dipukul lagi...
Dan mimpi prekognitif itu juga bukan mimpi prekognitif yang baik.
Daripada mimpi prekognitif yang buruk, mengapa tidak memiliki mimpi prekognitif yang baik?
