Blood Crown-Lee Felix Oneshot

Mahkota Darah

Napasmu terengah-engah saat sepatu hak 3 incimu berbunyi di lantai marmer. Menghadap dua pintu kayu ek besar di depanmu, lenganmu terentang karena tegangnya pegangan pintu dan tubuhmu. Dan lihatlah, di sana dia, sang pembunuh bertopeng. Para pejalan kaki yang tak bersalah menoleh ke arahmu dengan wajah bingung. Kau berlari secepat mungkin menaiki tangga kecil tempat dua singgasana berada. Sang pangeran menoleh ke arahmu. Mengeluarkan pisau kecil dari saku belakangmu, kau menusuk tepat ke kulit pembunuh tak dikenal itu. Suara erangan terdengar hingga ratusan desibel, bahkan suara pecahan gelas anggur pun terdengar.
"Terjadi pembunuhan!" Pengawal kerajaan berbaju emas mengumumkan, yang mengakibatkan jeritan ketakutan. Kau menjatuhkan pedang merah tua itu dan berbalik menghadap pangeran. Matanya membelalak, menatapmu tajam. Kau berbalik lagi dan ada satu pengawal lagi, mencoba meraih lenganmu.
"Hentikan! Lepaskan aku, aku tidak melakukan kesalahan apa pun, dia Kim Ravn, si pembunuh bayaran! Dia mencoba membunuh Pangeran Lee!!" Dia mencoba berteriak. Teriakannya tak terdengar. Dia diabaikan. Ditambah tatapan dingin dari sang pangeran.


Maaf ya, aku pakai kata ganti she/her, aku akan coba variasi kata ganti yang lebih banyak nanti 💞💞💞