Komposisi yang Terus Terang dan Pembicaraan Menteri Senior

Komposisi yang Lugas dan Pembicaraan Menteri Senior 2










Komposisi yang Terus Terang dan Pembicaraan Menteri Senior









Gravatar














๐ŸŽถ














Gravatar
Gravatar
Gravatar
Gravatar
Gravatar
Gravatar









"Tidakโ€ฆ! Senior ini sungguh ใ… ใ… ใ… "


โ€œHei, apa kabar, senior?โ€


โ€œSenior Min Yoongi mengkhianati saya kepada Profesor Hwangโ€ฆโ€


"Ha ha ...


โ€œTertawalah saja. Aku juga bisa menanyakan namamu.โ€


โ€œApakah kita sudah cukup dekat untuk mengatakan hal seperti itu?โ€


โ€œTidakkah kamu tahu bahwa satu kata yang ceroboh dapat menyebabkan kekerasan?โ€


"Aku sudah penasaran sejak awal. Kenapa kamu ingin berteman dengan senior itu? Seseorang yang begitu blak-blakan dan pendiam."


โ€œIniโ€ฆ keren sekali.โ€


"Dingin?"


"Kamu tidak tahu betapa kerennya Senior Min."









Bagiku, Kim Yeo-ju, yang dikenal sebagai "pengumpul teman" sejak SMA, mengatakan bahwa aku tidak punya teman adalah sebuah kebohongan. Mengatakan aku kesepian karena tidak punya teman berarti aku akan makan bersama senior Min Yoongi. Setelah putus dengan senior Min, aku bertemu dengan seorang teman di sebuah kafe. Temanku memiringkan kepalanya dengan bingung mendengar pernyataanku bahwa dia keren dan aku ingin berteman dengannya.









โ€œApa yang terjadi dengan senior itu?โ€


โ€œNanti aku ceritakan setelah aku dekat dengan Senior Min~โ€


โ€œMari kita saling mengenal dengan cepat~ Aku sangat penasaran.โ€









Temanku terkekeh dan meneguk es Americano di depannya, sementara aku, yang tidak begitu suka kopi, menyesap smoothie stroberi. Sejujurnya, aku belum bertemu senior Min Yoongi sejak aku masuk BTS! Kurasa aku akan mendengar cerita itu suatu hari nanti.









Gravatar
Gravatar
Gravatar
Gravatar
Gravatar









โ€œKurasa kau tidak ingatโ€ฆ Yah, kita bisa membicarakannya nanti saat kita sudah lebih dekat! Aku pasti akan menjadi dekat dengan Senior Min!!!โ€









Bagiku, yang sudah duduk di depan laptop sejak jam 9 pagi, bekerja tanpa lelah mengerjakan PR, pesan Min Sunbae bagaikan oase di padang pasir yang kering. Pesan itu memberiku semangat untuk terus berjuang. Bahkan setelah pesan Min Sunbae, aku masih harus terus mengerjakan PR, tetapi rasanya tidak terlalu sulit. Mungkin karena masa-masa SMP-ku di Akademi Musik Praktis Ami terus terlintas di benakku?














๐ŸŽถ