Komposisi yang Terus Terang dan Pembicaraan Menteri Senior

🎶






"Tidak…! Senior ini sungguh ㅠㅠㅠ"
“Hei, apa kabar, senior?”
“Senior Min Yoongi mengkhianati saya kepada Profesor Hwang…”
"Ha ha ...
“Tertawalah saja. Aku juga bisa menanyakan namamu.”
“Apakah kita sudah cukup dekat untuk mengatakan hal seperti itu?”
“Tidakkah kamu tahu bahwa satu kata yang ceroboh dapat menyebabkan kekerasan?”
"Aku sudah penasaran sejak awal. Kenapa kamu ingin berteman dengan senior itu? Seseorang yang begitu blak-blakan dan pendiam."
“Ini… keren sekali.”
"Dingin?"
"Kamu tidak tahu betapa kerennya Senior Min."
Bagiku, Kim Yeo-ju, yang dikenal sebagai "pengumpul teman" sejak SMA, mengatakan bahwa aku tidak punya teman adalah sebuah kebohongan. Mengatakan aku kesepian karena tidak punya teman berarti aku akan makan bersama senior Min Yoongi. Setelah putus dengan senior Min, aku bertemu dengan seorang teman di sebuah kafe. Temanku memiringkan kepalanya dengan bingung mendengar pernyataanku bahwa dia keren dan aku ingin berteman dengannya.
“Apa yang terjadi dengan senior itu?”
“Nanti aku ceritakan setelah aku dekat dengan Senior Min~”
“Mari kita saling mengenal dengan cepat~ Aku sangat penasaran.”
Temanku terkekeh dan meneguk es Americano di depannya, sementara aku, yang tidak begitu suka kopi, menyesap smoothie stroberi. Sejujurnya, aku belum bertemu senior Min Yoongi sejak aku masuk BTS! Kurasa aku akan mendengar cerita itu suatu hari nanti.





“Kurasa kau tidak ingat… Yah, kita bisa membicarakannya nanti saat kita sudah lebih dekat! Aku pasti akan menjadi dekat dengan Senior Min!!!”
Bagiku, yang sudah duduk di depan laptop sejak jam 9 pagi, bekerja tanpa lelah mengerjakan PR, pesan Min Sunbae bagaikan oase di padang pasir yang kering. Pesan itu memberiku semangat untuk terus berjuang. Bahkan setelah pesan Min Sunbae, aku masih harus terus mengerjakan PR, tetapi rasanya tidak terlalu sulit. Mungkin karena masa-masa SMP-ku di Akademi Musik Praktis Ami terus terlintas di benakku?
🎶
