ย
ย
ย
lebar-
ย
ย
Bibir Senior Jaehyun menyentuh bibirku.
Setelah beberapa saat, perlahan-lahan ia jatuh...
ย
ย
Senior Jaehyun menatapku dengan tatapan mata yang dalam.
ย
"senior...?"
ย
"Hah... eh..."
ย
Kakak kelasku hanya mengerang dan jatuh ke bahuku.
Dan... saya segera tertidur.
ย
ย
Aku menatap kosong ke arah Senior Jaehyun.
Saya tidak dapat mempercayainya.
Seperti ini, tak berdaya, senior dan tinggi... Pokoknya... pikiran-pikiran berlarian di kepalaku.
ย
ย
"S...Senior?? Oke...?"
ย
Tanyaku, tetapi kakak kelasku tertidur tanpa bergerak sedikit pun.
Jantungku masih berdebar, dan ada sesuatu yang terasa aneh.
ย
ย
"M..myung...jaehyeon....!!"
ย
ย
Saya coba tusuk-tusuk dan goyangkan Senior Cook Cook, tapi dia tidak bereaksi sama sekali.
Akhirnya, aku menyerah dan membaringkan kembali anak seniorku di tempat tidur, lalu kembali ke kamarku.
ย
'M...Myeong Jae-hyun... Tuan Woo... serangan mendadak padaku...!!! Aku akan balas dendam ใ ใ '
ย
ย
ย
ย
ย
ย
Keesokan paginya,
Jaehyun terbangun dari tidurnya karena sinar matahari yang menyilaukan.
ย
ย
"Ugh... Oh, kepalaku..."
ย
Jaehyun membuka matanya.
Aku membuka mataku lebar-lebar saat melihat pemandangan yang tak terduga itu dan memegang kepalaku.
ย
ย
ย
"Ah?
ย
.
.
.
ย
Hah???????? Di mana tempat ini...??????????????"
ย
ย
Kepala Jaehyun terasa sangat sakit seperti akan pecah, dan dia tidak dapat mengingat banyak hal.
ย
"Ah... apa itu...?ใ ใ Aku... ingat..."
ย
ย
Tiba-tiba-
ย
ย
"Senior, apakah kamu sudah bangun?"
ย
"Aduh!!!!"
ย
"S... Serius!!! Ini rumahku...!!"
ย
"!! Rumahmu...?"
ย
"Aku mabuk berat tadi malam, jadi aku membawanya ke sini. Dia bahkan tidak memberitahuku alamatnya..."
ย
"Ha... Hayeon... Itu... Itulah sebabnya"
ย
"Senior, minum dulu air madu ini. Ibu saya yang membuatnya khusus untukmu."
ย
"Oh, terima kasih..."
ย
Jaehyun mengucapkan terima kasih dan segera menenggak air madu itu.
ย
"Oke, cuci muka dulu, terus keluar. Ibu bilang mau makan."
ย
"Ah...?"
ย
"Apakah kamu menunggu ibuku?"
ย
"5 menit. Tunggu 5 menit saja!!! Aku akan mandi dan segera keluar."
ย
Jadi Jaehyun segera berlari ke kamar mandi.
ย
ย
ย
ย
ย
ย
Jaehyun senior keluar ke dapur dengan ekspresi sedikit meminta maaf.
ย
ย
"Oh, Jaehyun ada di sini? ^^ Aku dengar dari Hayeon pagi ini, silakan duduk."
ย
ย
"Oh...Halo, Ibu!!!!!!!!!!"
ย
"Ya ampun^^ Kamu sopan sekali~ใ ใ Oke, oke, duduk~^^"
ย
"Oh... maafkan aku, Bu. Kurasa aku bersikap kasar kemarin dan hari ini..."
ย
"Tidak, tidak~ Selama kamu hidup, banyak hal yang terjadi, kan~ Pertama, bagaimana kalau minum obat mabuk~?"
ย
"I..iya!!! Terima kasih, aku akan makan dengan lahap!!!!!! Hehe...Hayeon, aku akan makan dengan lahap...!!"
ย
"Hah? Ya... haha"
ย
"Oke, selamat makan. Aku ada urusan, jadi aku keluar dulu ya~? Silakan duduk."
ย
"Ya!!!!!!! Sampai jumpa lagi, eh..ibu!!!"
ย
"Ohhohong~~ใ ใ Oke, oke, sampai jumpa lain waktu?"
ย
"Ah... Bu! Sampai jumpa... Cepatlah~ Aku bilang ini mendesak,"
ย
"Oke~ Selamat bersenang-senang~?"
ย
ย
ย
ย
ย
ย
Setelah sarapan dengan cepat, Jaehyun berbicara dengan Hayeon.
ย
"Hayeon... itu....."
ย
ย
"Ya?"
ย
"Kemarin... kurasa aku benar-benar mabuk. Makanya... aku... tidak ingat..."
ย
"...."
ย
"Jadi... apa yang terjadi kemarin..."
ย
"Senior, kamu tidak ingat?"
ย
ย
"Ah?"
ย
"...Kamu benar-benar tidak ingat? Aku sangat kecewa."
ย
"Maaf... aku benar-benar tidak ingat. Kalau kau ceritakan apa yang terjadi... kurasa aku akan ingat...!"
ย
ย
ย
"Senior, kamu membuat kesalahan. Kepadaku."
ย
"Sa...kesalahan...?!"
ย
"Ya, kesalahan."
ย
"Kesalahan macam apa?"
ย
โBukankah seharusnya orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang mengingatnya?โ
ย
"ke?"
ย
"...Aku memberimu waktu 3 hari.
Waktunya mengingat. Kalau tidak bisa, ya sudah dilupakan saja?
ย
"Eh...eh, jadi...eh..."
ย
"Aku bakal telat syuting. Kamu udah makan semua, kan? Ayo berangkat."
ย
"Uh.. uh.. oke, aku harus pergi, aku.. kasar!!"
ย
ย
ย
'Ah... apa? Kayaknya ada yang terjadi... ใ ใ '
ย
ย
ย
Jaehyun senior menuju lokasi syuting bersama Hayeon, ingatannya tentang kemarin terhapus.
.
.
.
.
.
.
.
Sonting โฅ๏ธ
Aku penasaran apakah Jaehyun akan mampu mengingatnya~?
