Senior saya terus merawat saya, tanpa mengetahui bahwa kondisi hati saya seperti ini.
Satu hari

โOh, hari ini ada pesta minum-minumโฆโ
Seolgi masih belum bisa minum alkohol, sama seperti duluโฆ
Saat itu Seolgi sedang menghela napas.

โHai Seulgiโ
Senior Seokjin muncul dan berkata,
Jadi, saya menjawab dengan sangat, sangat malu-malu karena saya masih menyukainya.

โYaโ๏ธSeniorโ
โKamu tahu kan kita akan minum bersama hari ini?โ
โ...Ya...Oke...โ
Aku merasa agak lelah setelah kejadian pagi itu, tapi mendengar kata-kata Seokjin memberiku kekuatan.
Maksudmu apa? lol

โJika kau tak bisa meminumnya kali ini, beritahu aku dan aku akan menjadi ksatria hitammu.โ
Senior saya mengatakan itu dan jantung saya langsung berdebar kencang.
Aku sangat gembira sampai khawatir wajahku akan memerah.
Saat aku sedang termenung, siapa yang menabrakku lalu lewat? Siapa itu?
Kau tahu, gadis-gadis kuat di tahun ketiga kuliah, para ratu, para pengganggu (?) yang mencoba menguasai segalanya?
Ini pertama kalinya saya mengalami nyeri bahu, jadi rasanya sakit sekali.
โโฆdesahโฆahโฆhaโฆโ
Wajah pria senior itu menjadi serius saat mendengar suara itu.

โApa yang kalian lakukan, Jiyeon dan Heesu?โ
โOh, Seokjin, jangan.โ
"Apa itu?"
โAku meminta maaf kepada Seolgi.โ
โOh... tidak.โ
โApakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu ingin permintaan maaf?โ
Ketika saudara perempuan saya menanyakan hal itu kepada saya, saya ingin menerima permintaan maaf yang sopan, tetapi saya takut sehingga saya menolak.
โ...eh...ah...tidak, tidak apa-apaโ
โSeokjin, tidak apa-apa.โ
"Kita akan pergi sekarang."
"Aku jamin kamu akan minum nanti, Seok Jin-ah."
Aku pikir ini sudah berakhir ketika saudara-saudariku mengatakan mereka akan pergi.
Tapi aku salah
_Tak-)) Dengan sebuah suara, si senior meraih pergelangan tangan kakak-kakaknya dan berkata

โBukankah seharusnya kamu meminta maaf dengan benar kepada Seolgi?โ
Ini pertama kalinya saya melihat senior saya seperti itu, jadi saya merasa malu, tetapi di sisi lain, saya sangat berterima kasih.
Berkat itu, saya menerima permintaan maaf.
Akhirnya tiba saatnya untuk pesta minum yang sudah lama ditunggu-tunggu.
_Saatnya minum_

โ......โ
Aku sedang menata rambutku dalam keheningan ketika aku mendengar pintu terbuka dan seniorku datang dari jauh.
Lalu senior saya duduk di sebelah saya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Saya terkejut dengan pria senior yang duduk di sebelah saya.

(Oh,,,kenapa kau di sebelahku...)
Setelah semua orang tiba, permainan pun dimulai.
Saat bermain, Seolgi hampir kalah, tetapi Seokjin tahu bahwa Seolgi tidak bisa minum, jadi dia sengaja membiarkannya kalah.
Seolgi menyadari hal itu lagi.
Senior saya mengambil minuman, lalu menatap saya dan tersenyum tipis.

Saat itu aku sangat gembira.
Senior saya menuangkan air ke dalam gelas saya dan ketika saya menjatuhkan sendok, dia diam-diam menggantinya dengan yang baru.
Setelah kejadian seperti ini terjadi
3 bulan kemudian_
.
.
.
.
Aku akan menyatakan perasaanku pada Seokjin.
Dan aku

Pakai riasan mata

Mengenakan gaun terusan sederhana namun cantik di kamarku

Gaun terusan yang rapi dan cantik dengan nuansa Yoron.
Saya menghabiskan 3 jam untuk melatih kemampuan menggunakan toilet dan menata rambut saya dengan baik.
Dan dalam perjalanan ke kampus, hujan mulai turun...
.
.
.
.
Jadi ketika saya tiba di auditorium universitas, pakaian saya basah kuyup karena hujan, rambut saya basah, riasan wajah saya luntur, dan air mata mengalir di pipi saya. Saya tidak bisa mendekati senior saya, jadi saya membuka pintu auditorium dan masuk untuk menonton dari jauh.Namun, senior itu sudah dikelilingi oleh banyak junior dan senior lainnya, dan aku tidak bisa mendekatinya seperti itu, jadi aku menyeka air mataku dan berlari ke sudut auditorium.
Namun saat aku menyeka air mataku, aku mendengar suara lembut, hangat, dan menenangkan di belakangku.
Aku tahu suara siapa itu, panggilan siapa itu, tapi aku tak bisa menoleh.
Siapakah itu? Tak lain dan tak bukan, Seokjin senior.
Kau pasti melihatku menyeka air mata dan pergi ke pojok, lalu kau datang menghampiriku di tengah kerumunan.
Aku menoleh ketika senior memanggil namaku.
.
.
.
.

โHhh...hh...senior...aku menyukaimu...hh...kamu...hh...itu...juga...hh...sangat...โ
Aku mengumpulkan keberanian untuk mengatakan ini
Sebenarnya, aku tidak mengharapkan banyak jawaban. Sampai saat itu, aku mengira itu adalah cinta yang tak berbalas.
Namun jawaban yang diberikan
.
.
.
.

โSeulgiAku mencintaimu hahaโ
Setelah mendengar jawaban itu, kami mulai berpacaran dan masih berpacaran sampai sekarang haha.
Ini kisah cinta pertamaku haha
Cinta Pertama๐______________________________________
Aku menulisnya dengan penuh antusias untuk kalian semua, tapi kurasa itu tidak begitu menarik...
Semuanya, silakan kirim pesan kepada saya dan tuliskan apa yang ingin kalian lihat!!
Tolong rekomendasikan beberapa bahan ya โค๏ธ
