
Oh... ini berat... C...
Deg... deg... deg... deg... deg...
uh!!!
Kwadang-
Seokjin- Ah!!..
Ketuk!!! Ketuk...s ...
Tidak, ini apa?
Aku sangat sibuk sampai lupa memperhatikan Kim Seokjin...
Ada apa sih dengan kamera rusak di saku saya...?
Biaya komponen kamera perlahan-lahan mulai keluar dari kantong saya...
Aku... hampir gila!!!
Ya ampun, aku jadi gila...!
Kenapa kamu menaruh kamera di saku bajuku!...
Dia dengan cepat mengambil kamera yang rusak dari saku Kim Seok-jin dan berlari pulang.

tertawa terbahak-bahak...
.
.
.

-Rumah Minji-
Ah...ini benar-benar hancur...astaga...padahal awalnya terlihat mahal...
Minji terus menatap kamera yang rusak itu dengan cemas.
Saya tidak punya uang karena saya akan pindah ke Pulau Jeju...
....
💡!
Ya!!.. Aku mungkin tidak ingat karena aku sedang mabuk..!
Jadi, mari kita bersikap wajar...
(Minji menarik napas dalam-dalam tanpa arti)
Fiuh... fiuh...
Sekarang... mari... tidur...
tamparan-
Zz..Zzz..
....
Apakah kamu yang tadi khawatir soal kamera?

Keesokan paginya-
menetes...
Oh, kue beras itu datang lagi.
Mendering-
..kenapa..lagi!
Seokjin sedang mengalami mabuk berat.
Hei... Apa kamu melihat kameraku? Aku tadinya mau pergi ke pantai hari ini dan mengambil beberapa foto...
!!..
Apakah kamu ingat...?
Kemarin aku berniat mengurangi minum... Tapi aku malah minum terlalu banyak...

Tidak. Aku. Tidak. Bisa. Melihatnya. Sama. Sekali.🤖

(Tatapan curiga)

Ini bukan bohong...

Ya, aku belum melihatnya.

Oh iya...! Sampai jumpa!

Apa yang membuat seorang anak laki-laki kecil bahagia!?
😍Lonceng merah dan pinset!🥰
