
.
.
.
[ sekolah ]
“Hai nona~”
"Hah?"
“Apakah kamu mau datang ke rumahku setelah selesai bekerja hari ini?”
“Kenapa? Bukankah bibimu ada di sini?”
“Ya, ibuku pergi ke pertemuan hari ini.”
"Oke, hari ini tidak ada sekolah. Mengerti!"
“Oke, kalau begitu ayo kita pergi bersama sepulang sekolah! Hehe.”
“Ya, tentu saja lol”
.
.
.
[Setelah sekolah]
“Ugh… Ini benar-benar sudah berakhir sekarang ㅡㅡ”
“Haha, Kim Yeo-ju benar-benar kelelahan… Ayo cepat pergi!”
“Hei, pulanglah ke rumahmu dan buatlah sesuatu yang enak! Kamu pandai memasak.”
“Um… Oke!”
[Dewan Federal Reserve]
“Wow… ini keren sekali.”
Tokoh utama wanita itu meletakkan tasnya dan duduk di sofa.
“Kamu pasti mengalami masa sulit… Oh, benar. Kamu mau makan apa?”
“Um… ramen!”
“Tapi itu bukan sesuatu yang bisa saya lakukan.”
“Ya, kalau kamu merebusnya, ya kamu melakukannya, hahaha”
“Oke, tunggu sebentar!”
.
.
.
“Ih!”
"Ada apa?"
“Ramennya jadi rusak.. Aku lengah sesaat dan merebusnya terlalu lama..”
“Ih, kakak perempuan ini yang akan melakukannya. Aku jago masak ramen, hahaha.”
“Ah… uh.”
Yeoju mulai merebus ramen lagi, dan Yeonjun menyandarkan dagunya di atas meja sambil menatapnya.
“Jika dibuat seperti ini dan ditambahkan telur, rasanya enak sekali.”
Beginilah cara merebus ramen.
“Kim Yeo-ju itu keren haha”
“Hei, ini bukan keren, ini lucu sih lol”
“Kamu melakukan keduanya.”
“… Makanlah dengan cepat”
.
.
.
“Wow, ini gila. Bagaimana kamu merebusnya?”
“Kenapa rasanya enak sekali? Haha, seperti yang diharapkan dari Kim Yeo-ju ini.. Apa yang tidak bisa dia lakukan? Haha”
“Ah… ya, benar… haha”
“Senyum apa itu ;;”
“Ngomong-ngomong, ini benar-benar enak. Tolong buat lagi lain kali.”
“Bolehkah aku datang ke rumahmu setiap hari? Haha.”
"Tentu saja."
“Oke~ Kalau begitu aku akan datang kapan pun aku punya waktu.”
