Bagaimana jika peran Seung-kwan dan Yeo-ju ditukar?
(Menampilkan: Apakah tidak ada seorang pun yang bisa menyembuhkan lukaku?)
.
.
.
.
-Waktu promosi-
Seungkwan: Hei, heroine! Ayo kita bersenang-senang di sekitar api unggun!
Yeoju: Oke! Ayo kita makan camilan.
Wow!! Tokoh protagonis wanitanya tertawa, keren sekali..
Aku harus buru-buru... Tidak, aku harus ikut lomba lari dengan pemeran utama wanita~
Seungkwan: Yeoju, kamu mau lihat siapa yang mulai duluan?
Tokoh utama wanita: Hei... apa-apaan itu,, itu keren banget!!!
Seungkwan: Siap...
Tokoh Utama Wanita: Puisi...
Seungkwan: Oke!
Udadadadada
.
.
Seungkwan: Hah.. Hah.. *Terkejut*.. Hah.. Aku menang?
Tokoh utama wanita: Ya, aku kalah! Tidak
Api unggunnya sangat jauh...
Seungkwan: Oke... Kalau begitu, ayo kita duduk di sana!
Tokoh utama wanita: Ya!!
Seungkwan: (berlari menjauh)
Yeoju: Seung-kwan, jangan lari!! Kamu akan jatuh!! Di sana banyak sekali batunya!!
Seungkwan: (Menoleh ke belakang) Hei~~ Aku baik-baik saja!!
Tokoh utama wanita: (bergumam) Apa yang baik-baik saja? Aku tidak baik-baik saja!
.
.
Seungkwan: (Cheolpuduk) Aduh!
Yeoju: (berlari ke arah Seungkwan) Seungkwan!!
Seungkwan: Aku bertanya...8ㅁ8
Yeoju: Oh, Seung-gwan keras kepala sekali. Aku akan membantumu.
Ayo cepat temui guru. Tidak, tunggu dulu, Seungkwan! Jadi aku
Sudah kubilang jangan lari...
Seungkwan: Guk...
Tidak, ekspresi pemeran utama wanitanya sangat imutㅠㅠ
Aku harus segera diobati!! Supaya aku bisa berlarian dan bermain dengan sang tokoh utama~
.
.
.
Tokoh utama wanita: Guru!! Seung-kwan terjatuh...
Guru: Oh, saya sudah banyak mengalami hal-hal buruk... Tapi apa yang harus saya lakukan?
Seungkwan: Kenapa..?
Guru: Ponsel saya berdering sekarang...
Bisakah sang pahlawan wanita menyembuhkanmu?
Tokoh utama wanita: Tentu saja!
Guru: Tolong jaga saya.
.
.
.
Tokoh utama wanita: Astaga (terus terang) Sudah kubilang lari, kan?
Seungkwan: Ahhh!! Sakit sekali..
Tokoh utama wanita: Jawab aku. Sudah kubilang lari, kan?
Seungkwan: Aku tidak melakukannya...
Yeoju: Ha.. Seungkwan, jangan sampai sakit ya, aku khawatir.
Seungkwan: //Hai nona..
Tokoh utama wanita: ..//
Seungkwan: Jika aku benar-benar melakukan ini, aku akan malu dan itu tidak akan sesuai dengan suasana.
Yeoju: 'Ini adalah sudut pandang pengakuan dosa.'
Seungkwan: Aku lapar
Tokoh utama wanita: ..?
Seungkwan: Itu bohong, aku menyukaimu, Yeoju.
Tokoh utama wanita: ..
Seungkwan: Ayo kita berkencan
Tokoh utama wanita: Oke//
.
.
.
-Kami memang sering bertengkar seperti itu, tetapi kami juga memiliki hari-hari yang bahagia dan menyenangkan.
Kami mulai hidup dengan berbagi^_^-
.
.
Aku menulis cerita sampingan ini, tapi ceritanya aneh banget...
Meskipun begitu, mohon perhatikan dengan seksama dan berikan komentar Anda.
Saya akan menulisnya sedikit demi sedikit, sebisa mungkin mencerminkan pendapat Anda!
Semua karya tersebut tidak sedang hiatus, tetapi tidak sering diunggah.
Itulah yang saya maksud, tapi itu sebabnya tidak ada yang berkomentar...?
Tidak apa-apa! Saya punya banyak waktu luang di akhir pekan.
Apakah sudah oke? Kalau begitu, silakan tuliskan materinya.
Apa pun boleh! Asalkan tidak ada permukaan air, itu tidak masalah.
Bagaimana jika Seung-kwan dan Yeo-ju putus atau mengurus anak-anak?
Tidak masalah apakah itu sulit, berangin, atau apa pun.
Silakan🥺 tinggalkan komentar atau berlangganan
Tolong dukung akuㅠㅠ(Aku memohon dan memohon)(setiap bulan)(??)
