Sudut pandang Soobin
*Alarm berbunyi*
Aku membuka mata saat mendengar alarm.
"Haist!", kataku sambil menguap.
Saya berdiri dan membersihkan tempat tidur setelahnya.
Lalu... saya pergi ke dapur dan membuat cokelat panas.
Aku berjalan ke jendela dan membuka tirai.
"Woowww," gumamku sambil merasa rileks saat angin dingin menyentuh kulitku.
"Cokelat panas di pagi hari selalu berhasil mengawali hariku," tambahku sambil menyesap minumanku.
Aku meletakkan cangkirku di ambang jendela, duduk, dan menarik napas dalam-dalam beberapa kali. Lalu... aku mendapati diriku tersenyum sambil mataku tertuju pada langit biru dengan beberapa bintang yang berkel twinkling di sekitarnya.
Hari ini Senin dan itu artinya... aku ada kelas hari ini. Namun, masih terlalu pagi untuk beraktivitas. 😂Nah, inilah alasan mengapa saya bangun pagi. Karena... saya bergerak lambat.😂
Setelah menghabiskan cokelatku, aku sarapan dan kemudian mandi.
Dan sekarang, aku berdiri di depan cermin seukuran aslinya, mengenakan celana panjang dan polo lengan panjang, memperbaiki sepatu, ikat pinggang, rambut, dan Tadaaaaa!!! Selesai."Kenapa kamu tampan sekali hari ini? Hah?",Aku berkata pada diriku sendiri. 😂 Lalu, aku menertawakan kebodohanku sendiri.
Setelah selesai merapikan diri, saya mengambil tas dan meninggalkan apartemen saya.
Sekolahku tidak jauh dari apartemenku, jadi pada dasarnya, aku berjalan kaki ke sekolah.
Saat keluar dari apartemen, saya mengambil ponsel untuk mengecek waktu."Pukul 6:40 pagi. Masih pagi sih."
Lalu, saya melihat pesan.
"Soobinieee, aku lupa mengerjakan tugas. Boleh aku salin tugasmu?"😂😂😂",demikian bunyi pesan tersebut.
"Haist! Dia benar-benar tidak pernah berubah," desahku.
