Senjata diarahkan untuk menembak

4

photo

(Taehyung)
"Apakah sebaiknya kita bergerak perlahan sejenak?"









Senjata diarahkan untuk menembak











(bersinar)
"Baiklah semuanya, silakan serahkan ponsel kalian dan ambil senjata kalian."

"Petugas Han, mohon tunggu sebentar."

(Yeoju)
" Baiklah. "



Penerbangan pertama, misi pertama.
Saya ingin tahu apakah saya bisa melakukannya dengan baik.











(bersinar)
"Petugas Han, ayo kita ambil senjatanya."

(Yeoju)
"Oh, ya!"








Di dalam mobil yang menuju lokasi kejadian, hanya keheningan yang menyelimuti.
Kata-kata Yoongi memecah keheningan.


photo

(bersinar)
"Apakah kamu gugup?"

(Yeoju)
"Oh, ya... Rasanya ini adalah pesan yang sangat penting."

(bersinar)
"Fakta bahwa petugas polisi datang ke Skuadron Iblis berarti dia telah melakukan pekerjaannya dengan baik."

"Ini pertama kalinya saya melihat seorang petugas polisi datang ke kantor polisi."

(Yeoju)
"Oh, begitu ya?"

(bersinar)
"Ya, jika kamu menjalankan tugasmu dengan baik, kamu akan bisa menjadi sersan dengan cepat."

"Tapi jangan datang jauh-jauh ke tempatku."


Faktanya, Yoon-ki juga akan sangat gugup.
Yoon-gi menghilangkan semua ketegangan dari pemeran utama wanita dengan lelucon konyol.

Pada saat itu, terdengar suara mendesis di telinga.
Suara ketua tim terdengar.



(Pemimpin Tim)
"Mulai sekarang, saluran ini hanya satu saluran."
Saat Anda tiba di lokasi kejadian, tunggu hingga aba-aba diberikan.




photo

(bersinar)
"Santai."





















Senjata diarahkan untuk menembak












(bersinar)
"Ah, Min Yoongi, Han Yeo-ju sudah tiba di lokasi. Menunggu di pintu keluar."



Tempat Yoon-ki dan Yeo-ju tiba berada di depan sebuah bangunan di gang yang ramai dan gelap.
Ada banyak orang keturunan Korea dan orang lain yang jelas-jelas bukan orang baik.


(Yeoju)
"Jika aku menunggu dan Kim Taehyung keluar, bisakah aku menangkapnya?"

(bersinar)
"Benar sekali. Saya tahu itu dengan baik."


Sudut bibir Yoongi terangkat tanda pujian, tetapi dia kembali mengangkat pistolnya.
Area di sekitar gedung itu dijaga ketat.




Chijijik-



(Anggota tim 1)
"Kim Taehyung, saat ini sedang berjualan narkoba di lantai dua. Aku akan masuk jika kau memberi isyarat."

(Pemimpin Tim)
"Tunggu sebentar."





Sang pahlawan wanita menelan ludah sekali saat misi dimulai.
Yun-gi juga gemetar.




Chijijik-


(Pemimpin Tim)
"Tangkap dia. Tangkap dia!"




Begitu ketua tim selesai berbicara, terdengar suara sesuatu pecah dari atas.
Yang bisa kudengar hanyalah suara tembakan.



Chijijik-


(Anggota tim 1)
"Kim, Kim Taehyung, menuju ke pintu keluar!"



Tadadak, tak tak.


Bam.


photo

(bersinar)
"Kim Tae-h...!"




Yeo-ju dan Yoon-gi, yang jelas-jelas mengira itu Tae-hyung, mendongak.
Aku menemukan Taehyung jatuh dari atas.



(Yeoju)
"Aku akan mengejarmu."

"Kim Taehyung! Berdiri di sana!"














Senjata diarahkan untuk menembak











(Yeoju)
"Kim Taehyung! Berhenti lari sekarang."



Setelah berlari beberapa saat, keduanya akhirnya sampai di jalan buntu.
Taehyung perlahan memutar tubuhnya dan menghadap tokoh protagonis wanita.








photo

(Taehyung)
"Ini pertama kalinya aku melihat wajahmu. Apakah kamu orang baru?"

"Kamu masih pemula dan ingin menangkapku? Sadarlah."

(Yeoju)
"Kamu terlalu banyak bicara ketika tidak ada tempat untuk melarikan diri."

(Taehyung)
"Apakah menurutmu aku datang ke sini sendirian?"

(Yeoju)
" Apa...? "











Vroom-







photo

(jimin)
"Hei, Taehyung!"

(Yeoju)
" ? "





photo

(jimin)
"Masuklah dengan cepat, dasar bodoh."