Sudut pandang Chaeyoung:
Aku dan Sun-hee sedang memilih gaun untuk besok. Oh, aku lupa, aku masih belum memberi tahu Sun-hee aku akan pergi dengan siapa!
Sebelum aku sempat memberitahunya, dia sendiri yang bertanya padaku.
"Chaeyoung, kamu akan pergi dengan siapa?"
"Jin," jawabku sambil tersenyum kecil.
"Apa?!"
"Aku bilang aku akan pergi bersama Jin," kataku sambil tertawa melihat ekspresi kagumnya.
"Apakah kamu menyukainya?" Tiba-tiba dia bertanya padaku.
"Baiklah....eh....ya......." ucapku lirih sambil menceritakan apa yang terjadi hari itu.
"Yah! Kenapa kamu tidak memberitahuku sebelumnya!" serunya dan aku tertawa. "Aku tidak tahu," jawabku dan dia menghela napas lalu tersenyum. "Yah, aku senang untukmu, Kak," katanya.
"Bagaimana denganmu?" tanyaku padanya dan dia menatapku dengan tatapan kosong.
"A-apa maksudmu...?" Dia tergagap.
"Apakah kamu menyukai Beomgyu?" Aku menyeringai padanya dan dia tersipu.
"A-aku t-tidak tahu..." gumamnya dan aku terkikik, "Lucu."
Kami yang menentukan gaun kami.
Inilah yang akan saya kenakan:

Ini gaun Sun-hee:

Jujur saja, aku sangat antusias untuk besok. Aku tak sabar!
Aku dan Sun-hee begadang hingga larut malam, mengobrol tentang hari berikutnya dan hal-hal lainnya. Akhirnya, kami tertidur.
*.......................*
Aku terbangun dan mendapati Sun-hee sedang melompat-lompat di tempat tidurku.
"Bangunttttttt, ini pesta promt ...
"Aku tahu, berhenti melompat-lompat," kataku dan dia jatuh ke tempat tidur lalu kami berdua tertawa.
"Bagaimana kalau kita makan siang?" tanyanya padaku.
"Oke, aku mau bersiap-siap dulu," kataku.
Setelah aku berganti pakaian, kami pergi makan siang dan mataku bertemu dengan Jin. Dia menatapku dan mengedipkan mata.
Minggu lalu, kami menghabiskan banyak waktu bersama. Tapi...aku belum tahu apa status hubungan kami...Maksudku, aku memintanya untuk memberiku waktu...meskipun kami berdua saling memiliki perasaan satu sama lain...
Dan sekarang, jujur saja, aku ingin melupakan masa lalu dan melanjutkan hidup... Tentu saja aku tidak akan pernah melupakan James dan semua yang telah dia lakukan untukku. Aku akan selalu mengingatnya. Apa pun yang terjadi. Tapi kurasa sudah saatnya untuk melanjutkan hidup...
Dan aku ingin Jin tahu... bahwa aku sudah siap...
*.......................*
MALAM PERPISAHAN SEKOLAH:
Sudut pandang Chaeyoung:
Aku dan Sun-hee sedang bersiap-siap. Sun-hee menata rambutku dan aku menata rambutnya.
Kami mengenakan gaun dan riasan, lalu pergi.
Aku sampai di aula dan Jin ada di sana. Dia terlihat sangat tampan.....


Kami berdua saling menatap, lalu dia mendekatiku dan mengulurkan tangannya, dan aku menerimanya dengan malu-malu. Kami masuk ke dalam aula.
"Kau terlihat sangat mempesona," bisiknya padaku dan aku tersipu. "Terima kasih. Kau juga terlihat tampan," kataku dan dia terkekeh.
"Maukah kau berdansa denganku?" tanyanya padaku dan aku mengangguk sambil kami menuju lantai dansa.
Kami berdansa perlahan untuk beberapa saat. Itu menyenangkan.
"Aku akan mengambilkan sesuatu untuk kita makan. Kamu bisa duduk," katanya dan aku mengangguk. Aku menemukan meja tempat Yeonjun, Beomgyu, dan Sun-hee duduk dan kami menunggu Jin. Dia membawakan makanan untuk kami dan kami mengobrol sambil makan.
Sekarang sudah hampir tengah malam. "Hei, boleh kita keluar sebentar?" tanya Jin padaku dan aku menjawab, "Tentu."
Kami pergi ke taman di luar. Bulan purnama bersinar terang. Pemandangannya sangat indah.
Lalu Jin memegang pinggangku dan mulai berdansa waltz. Aku sedikit tersipu dan terkekeh pelan.

Kami berhenti berdansa dan saling menatap mata. Aku bisa melihat cinta di matanya. Dan sebelum aku menyadarinya, Jin perlahan-lahan mencondongkan tubuh ke arahku.
Dan dia menciumku.
Dan aku membalas ciumannya.
Dan itu adalah salah satu momen terbaik dalam hidupku.
*.......................*
