
“Ya! Sampai jumpa lain kali! Hahahahahahahaha”
“Sampai jumpa! Unnie hehehe Jimin.. hehe Kita juga pergi... Jimin? Kau menangis...?! Apa yang kau dan Taehyung bicarakan tadi... ...”
“Heh...bagaimana kalau kita...menonton film...?”

“Benarkah...? Film apa...?”
“Ini kisah romantis... haha judulnya adalah...Aku mencintaimu, tapi aku tak bisa membalas cintamu.“Hei, kamu mau pergi melihat...?”

“Oke….haha aku akan menontonnya…”
CGV
“Selamat datang, apakah Anda ingin menambahkan nachos ke paket kombo ganda Anda?”
"Ya"
“Jumlah totalnya adalah 15.000 won.”
“Ini dia, terima kasih atas kerja kerasmu.”
“Sudah kubilang aku yang bayar, Nona.”

“Apa yang kau bicarakan...! Taehyung yang membayar semuanya di kafe dan restoran hari ini, dan selain itu, dia bahkan membayar pakaian mahalnya...! Jika kau terus seperti itu, aku akan putus denganmu, Taehyung!”
“Oke… (Taemu-rook) Jadi jangan mengatakan sesuatu yang begitu mengejutkan kepadaku.”Aku tidak ingin putus dengan Yeoju. Aku ingin lebih dekat dengannya.”

“Phihi...////(Dia sangat tampan, aku bahkan tidak bisa memarahinya...)”
(Saat itu, seseorang memelukku dari belakang. Itu adalah Yeonminji.)
“Haha, unnie! Kita bertemu lagi! Di bioskop! Film apa yang kamu tonton, unnie? Aku nonton We Loved But Couldn’t Love Again haha.”
“Benarkah...? Kami juga akan menonton film itu. Kami harus duduk di baris berapa...?”
“Sampai jumpa di baris D...!”
“Benarkah? Aku ikut!! Haha, bagus sekali..! Ayo kita pergi bersama, Minji!”
“Nona Yeoju, aku tidak bisa melihatmu…? (Taemu melihat 2) Chii…buruk...”

“Maafkan aku… Aku terlalu bersemangat… Hentikan….”
“.....Minji...Aku harus ke kamar mandi. Aku mendengar sesuatu yang tidak ingin kau dengar.”

“Hah...? Hah... (Menyadari bahwa Taehyung menjadi serius setelah mendengar apa yang kukatakan tadi)”
Perasaan Taehyung yang sebenarnya: Aku merasa tidak enak badan karena suatu alasan...
"Taehyung! Ayo masuk... Filmnya akan segera dimulai. Sampai jumpa nanti, Minji."
“Ya, unnie...! Sampai jumpa nanti! Hehe.”
(Jimin keluar dari kamar mandi)
“Hah..? Kim Taehyung itu...?”

“Dia masuk duluan. Ayo kita masuk juga. Filmnya akan segera dimulai.”
“Hah...? Kakak...? Kamu duduk tepat di sebelahku... haha”
“Ya... hehe... kita sering bertemu akhir-akhir ini... haha”
Taehyung, Jimin: Kenapa dengan pria itu...?
Minji, Yeoju: Saat kita bertemu, seharusnya hanya kita berdua.
(Ruangan menjadi gelap dan film pun dimulai. Film tersebut secara bertahap menampilkan hubungan yang semakin intens. Pemeran utama wanita menutup matanya dan menatap Taehyung dengan saksama. Pemeran utama wanita perlahan membuka matanya dan begitu matanya bertemu dengan mata Taehyung, Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajah pemeran utama wanita.)
“....//////Taehyung....bukankah ini terlalu...dekat.... Dan mengapa filmnya begitu...cabul...//////...”
(Taehyung berkata sambil menatap pemeran utama wanita yang pipinya memerah)
“Kenapa... haha, tokoh utama dalam film ini persis seperti kita..? Nona Yeoju, aku ingin lebih dekat denganmu...”

(Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajah Yeoju, dan wajah Yeoju semakin memerah. Kemudian Taehyung meraih tengkuknya dan menciumnya.)
"Ugh...! Churrup...churrup....Fiuh...Taehyung...ss..ss...! Fiuh..."
“Jangan panggil aku Taehyung, panggil aku Taehyung, nona.”

