Aku ditakdirkan untuk mencintaimu di kehidupan ini juga.

18_Dulu aku mencintaimu, sekarang aku mencintaimu

GravatarDan begitulah, mimpi kehidupan masa laluku yang terakhir berakhir dengan kematian. Begitu aku bangun, aku mendapat telepon dari Jaehyun dan mendengar dia menangis di ujung telepon. Dia memarahiku, mengatakan bahwa dia benar-benar mengira aku akan mati dan mengapa aku melakukan itu.

Namun, tetap ada rasa khawatir yang terpendam. Aku merasa bersyukur, tetapi pada saat yang sama, gelombang penyesalan menyelimutiku.

-Hei… Tahukah kamu betapa khawatirnya aku?

-Maaf, tapi aku masih hidup sekarang~ㅋㅋ

-Ya ampun… Aku sangat terkejut sampai-sampai kupikir aku akan kehilangan sahabatku.

-ㅋㅋㅋㅋㅋItu sama seperti kamu

-Pokoknya, aku melihat sesuatu yang bagus, jadi aku akan menutup telepon?

-Ugh~

Jadi aku bersiap-siap untuk keluar dan berlari ke rumah seseorang. Aku ingin berlari lebih cepat dan melihat wajah mereka lebih awal.

Ketuk ketuk ketuk

Salju di jalanan mencair, hanya menyisakan kelembapan. Aku hampir terpeleset, dan ketika aku mengepalkan tangan begitu erat hingga basah kuyup oleh keringat, aku merasa tanganku akan lemas kapan saja.

Saya membunyikan bel pintu di rumah yang saya datangi.

Ding-dong

Setelah bel berdering lama itu, aku mendengar suaramu.

-Han Dong-min..?

-Buka pintunya

-Oke, saya mengerti

Mendering.

Begitu pintu terbuka, aku langsung memelukmu. Kau tersentak kaget dan bingung harus meletakkan tanganmu di mana, tapi kemudian kau dengan lembut meletakkan tanganmu di punggungku.

Suhu tubuhmu yang hangat menyentuh tubuhku. Tubuhku perlahan menjadi lebih hangat, bahkan semakin panas. Namun, aku tetap memelukmu, seolah semuanya baik-baik saja, berkat udara sejuk yang masuk dari rumah.

Apakah kamu melakukan ini sendirian? Apakah tidak menjauhiku berarti kamu menerimaku, bukan menolakku?

Setelah memelukmu seperti itu selama beberapa menit, kau diam-diam berhenti berbicara.

-Dongmin-ah

-…..eh?

-Aku bermimpi hari ini. Aku memberimu bunga putih saat kau sedang berbaring.

-….

-Tapi meskipun aku melihatnya berulang kali, gambarnya buram sehingga aku tidak bisa memastikan jenis bunganya apa..ㅎ

-Jadi..?

-Aku berharap bunga itu adalah bunga baby's breath

-…?

-Bahasa bunga adalah cinta abadi.

-..!!

-Kurasa aku menyukaimu cukup lama...

-Dulu aku mencintaimu

-…

-Tapi sekarang aku mencintaimu

-Apakah ini sebuah pengakuan?

-Hah..

-Bagus

-Sungguh?

-Uh haha

Begitu mendengar kata-kata itu, aku memelukmu lebih erat. Kau tak ragu dan terus memelukku. Kau memelukku hingga akhirnya aku melepaskan pelukan, sambil mengatakan kau mencintaiku.

Salju pertama turun pada hari aku meninggal. Mereka bilang salju pertama berarti menunggu. Jadi, apakah kau menungguku?

Sekarang aku tak perlu khawatir lagi. Karena aku punya kamu. Karena kamu, yang tak akan pernah menghilang, datang kepadaku.

Matahari musim panas bersinar terik menyinari kita, dan saat ini, kita bersinar lebih terang dari siapa pun. Langit tinggi dan cerah, seolah pertanda masa depan kita yang indah.
Gravatar
"Aku tak akan membiarkanmu pergi kali ini, sayang"

Kurasa aku memang ditakdirkan untuk mencintaimu di kehidupan ini juga.