
※《Bersambung dari sini》※
"Baiklah"
"Kalau begitu aku akan kembali lagi nanti. Kamu istirahatlah."
"Ya"
Jungkook ingin mengatakan bahwa dia menyukainya, tetapi rasanya terlalu dini, jadi dia memutuskan untuk mengatakannya nanti.
Jam 6
"Minha, ayo pergi"
"Sepagi ini?"
Min-ha sangat senang bisa pulang kerja tepat waktu, tetapi juga cukup terkejut.
Karena Jeongguk membuat para karyawannya bekerja lembur begitu banyak sehingga para karyawan menjalani kehidupan di mana lembur adalah hal yang biasa.
"Ya, mari kita berangkat sedikit lebih awal hari ini."
'Kalau begitu, tentu saja saya bersyukur!!'
Min-ha dengan tenang menyetujui.
Keheningan yang samar menyelimuti mereka hingga lift menunjuk ke lantai B3.
Dan setelah masuk ke dalam mobil, Min-ha tertidur, entah karena lelah atau karena mobilnya terlalu nyaman.
Jungkook menatap Minha yang sedang tidur dan berpikir lagi.
'imut-imut..'
Setelah mobil itu memasuki rumah Jeongguk
Min-ha menyeret tubuhnya yang masih mengantuk ke rumah Jeong-guk.
Dan aku tak bisa menahan rasa terkejutku.
Karena rumah Jeongguk memiliki empat pilar yang sangat putih hingga hampir berkilauan, dan tamannya memiliki bunga dan rumput yang indah, serta kamar-kamarnya didekorasi dengan gaya Jeongguk, menciptakan interior yang nyaman namun unik.
"Wow... kenapa rasanya begitu menyenangkan berada di rumah?"
"Tidak semua orang kaya pandai belajar."
Jungkook terbatuk, merasa malu dengan apa yang baru saja dikatakannya.
pada waktu itu
Ponsel Min-ha bergetar dan layarnya muncul.
Dan ekspresi Min-ha mengeras ketika dia melihat orang di telepon.
.
.
.
W oleh Ammerami
