Berlari masuk
Saya melakukan pembunuhan.
Saudari saya terkejut.
Mataku memerah dan air mata mengalir di wajahku.
Terdapat bercak darah pada tubuh tersebut.
Kakak perempuanku
"Cepat lari!!"
"K... Saudari???"
"Aku akan mengaku telah melakukan pembunuhan... hehe"
"Tidak... Tidak, aku akan menyerahkan diri! Oke?"
"Aku tidak mau melihatmu masuk penjara.. hehe"
Kakakku menyuruhku pergi dengan cepat.
"Jika aku tidak segera pergi, aku akan mati!!!"
Aku tidak punya pilihan selain pergi.
Aku tidak punya pilihan selain keluar.
"Hhh... hh... adik... hh..."
Aku pergi ke rumah Namjoon.
"Saudaraku, aku akan tetap di sini."
"Oh, oke"
3 hari kemudian...
Seorang pria berusia 28 tahun ditemukan tewas ditikam di tempat tidurnya.
Dia meminta saya untuk mengungkapkan nama saya yang tertera di catatan itu.
Namanya adalah
Seokjin Kim
"A...apa?!?"

"Tidak...hyung? Tidak mungkin!!"
"Sama... nama... hiks... ugh... heh.. hyung.."
"Ahhh-!!! ...Terisak...Ugh..Ugh.."
Aku menangis.
Aku bahkan tidak tahu bahwa saudaraku meninggal tanpa memberitahuku.

Aku mengambil pisau itu
Ditusuk ke arahku
"Hei...hei!!!! Kim Taehyung!!!!!"
"119..119!!!!"
"Mengapa kau meninggalkan kami sendirian... Mengapa...!!"
dua?
Sudut pandang Kim Nam-joon
Sebenarnya, Seokjin hyung tidak meninggal. Namun,
Minta saja saya untuk menyembunyikannya
Seokjin hyung
Aku minta maaf sekarang
Sepertinya aku tidak bisa bertemu denganmu... hehe
