Berlututlah agar aku bisa memuaskanmu.

Berlututlah agar aku bisa memuaskanmu (Bagian 2)

Yang dibawanya tak lain adalah tali penuntun.
Aku sedang memikirkan apa yang harus kulakukan dengan tali pengikat itu.
Dia segera mendekatiku dan memberikan tali kekang kepadaku.
Aku sangat malu sampai-sampai aku diikat dan ditutup matanya.
Dia mengisi tali kekang dengan ekspresi puas.
Dia menatapku lalu berkata
.
.
.
.
.
.
.
.
.

“Ini sangat cocok untukmu”terutama orang-orang rendahan seperti kamu













“.....Apa...? Sekarang...kau bilang ini rendahan..? Ini Dinasti Joseon..?!”
Gravatar
















“Sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengajukan pertanyaan itu, tetapi Anda bisa menganggap kata-kata saya sebagai nada merendahkan.”



















“Jangan konyol... kau siapa...?”
photo












"Aku? Tuanmu."


















“......Tidak...Aku belum pernah punya guru sepertimu.”
photo














(Saat aku mengatakan itu, dia menampar pipiku. Pipiku memerah dan aku hanya menatapnya dengan ekspresi berlinang air mata. Dia menarik rambutku dan berkata)















“Jangan memberontak, kok.”Kamu memang harus menerimanya.”
















(그렇게 나는 그녀의 개새끼과 되었고 난 점차적으로 세뇌 당하고 있었다 몸도 마음도 Bagaimana cara mendapatkan pinjaman dari perusahaan lain? itu 나만의 개새끼가 되었다ㅎ)