Lay LIT album ke-4 - Lirik

4 - Air (H2O)

[Verse 1]
Salju di seluruh gunung mencair dan berubah menjadi hujan.
Tertumpah ke matamu, menemanimu dalam air matamu.
Jika air memiliki kemampuan untuk melihat menembus segalanya
Kalau begitu aku akan mengerti kenapa itu mengalir padamu, woah, woah.

[Verse 2]
Kemunculan mereka yang tiba-tiba mengejutkan permukaan air.
(Tapi aku tidak tahu kenapa)
Saat itu, aku tak bisa menahan diri.
Riak-riak berkumpul dan mengelilingimu, mengelilingimu dengan cinta.
Mungkin Anda belum menyadarinya, tetapi saya ada di mana-mana. Saya tidak pernah pergi terlalu jauh.

[Pra-Chorus]
(Ah) Aku adalah lautan sekaligus tetesan hujan.
Kemungkinan lain adalah saya telah menyatu dengan udara.
Wow
(Ah) Kabut asap di depanmu
Aku akan membantumu menghilangkan anggapan itu.
Tunggu sampai kamu menemukan

[Paduan suara]
Seperti H2O, aku datang kepadamu
Sekarang, semuanya untukmu, baik saat tenang maupun bergejolak.
Membeku menjadi salju, dalam keadaan apa pun
Semua cinta ini untukmu tetap terukir dalam ingatanku.
Aku sudah lebih toleran. Menunggu balasanmu.
Lupakan semua kata-kata yang kau ucapkan padaku.
Sama seperti H2O, ah
Jadi sekarang aku juga ingin mengalir kepadamu, gadis
Tidak pernah bisa berhenti

[Verse 3]
(Ah) Semua wujudku (Semua wujudku)
semua terserah padamu
Menantikan suhu yang berbeda-beda
Sekalipun aku menjadi setransparan hantu (Oh-hoo-hoo)
Hanya menunggu di luar duniamu

[Pra-Chorus]
(Ah) Aku adalah lautan sekaligus tetesan hujan.
Kemungkinan lain adalah saya telah menyatu dengan udara.
Wow
(Ah) Kabut asap di depanmu
Aku akan membantumu menghilangkan anggapan itu.
Tunggu sampai kamu menemukan

[Paduan suara]
Seperti H2O, aku datang kepadamu
Sekarang, semuanya untukmu, baik saat tenang maupun bergejolak.
Membeku menjadi salju, dalam keadaan apa pun
Cintaku padamu tetap terukir dalam ingatanku.
Aku sudah lebih toleran. Menunggu balasanmu.
Lupakan semua kata-kata yang kau ucapkan padaku.
Sama seperti H2O
Jadi sekarang aku juga ingin mengalir ke arahmu, gadis
Tidak akan pernah berhenti

[Menjembatani]
Di hadapanmu, aku seperti H2O, emosiku selalu berubah.
Hanya saja, saya tidak lagi bisa mengendalikan kebebasan saya.
Aku hanya ingin mencintaimu, mencintaimu
Namun, saya dengan rela menunggu di permukaan air.
Atau gunung itu tertutup es, dan memang selalu ada di sana.
Hari kiamat berikutnya belum tiba.
Aku akan menunggumu

[Paduan suara]
Seperti H2O, aku datang kepadamu
Sekarang, semuanya untukmu, baik saat tenang maupun bergejolak.
Membeku menjadi salju, dalam keadaan apa pun
Cintaku padamu tetap terukir dalam ingatanku.
Aku sudah lebih toleran. Menunggu balasanmu.
Lupakan semua kata-kata yang kau ucapkan padaku.
Sama seperti H2O
Jadi sekarang aku juga ingin mengalir ke arahmu, gadis
Tidak akan pernah berhenti