
Ya, aku bisa berlari seperti sedang melarikan diri
Namun pada akhirnya, aku akan berdiri tepat di sini.
Ya, cinta itu kejam, semakin kau menghindarinya
Semakin kental jadinya
Aku mulai memerah, mabuk oleh warnamu
Kau datang kepadaku dengan manis dan aku menjadi lumpuh
Genggam tanganku, jadilah dewiku
Ayo, aku akan menyerahkan seluruh tubuhku padamu.
Woo, di matamu, ada seorang malaikat.
Dosa karena terpotong oleh kedua pedangku
Dengan sedih, akhirnya aku menyadari
Keinginan polosku, keputusasaanku yang bertentangan
Aku sudah begitu tercemar, tolong selamatkan aku.
Merah, merahmu, merah
Aku mengakui dosa-dosaku
Tolong selamatkan aku, penuhi aku dengan dirimu, sayang.
Buat aku tertidur lelap, ya ya
Satu nana na- Satu nana
Merah yang naluriah
Satu nana na- Satu nana
Cinta yang jatuh gila
Itu menyebar seperti listrik, saat kau menatapku seperti itu.
Aku terus berharap untukmu
Aku tidak bisa memahaminya, meskipun aku tahu itu akan menyakitkan.
Aku tidak ingin terbangun dari mimpi ini
Isi penuh, untuk yang kedua belas kalinya, aku mengisi cangkirku dengan kepercayaan.
Menghilangkan semua keraguan
Semua peringatan yang realistis
Kita terus mendorong mundur, mundur, mundur
Kalian berdua punya dendam.
Buruk, salahku, buruk
Aku mengakui dosa-dosaku
Tolong selamatkan aku, penuhi aku dengan dirimu, sayang.
Buat aku tertidur lelap, ya ya
(Aku tak bisa melupakanmu)
Satu nana na- Satu nana
Bentrok buruk
Satu nana na- Satu nana
Kalian berdua punya dendam.
Lihat, persis seperti yang kamu inginkan.
Semua kebenaran telah dihapus, aku tidak punya apa pun lagi yang kuinginkan, kecuali dirimu.
Tetaplah di sisiku, hingga mimpi sesaat ini menjadi selamanya.
Gila, kami gila, gila
Aku mengakui dosa-dosaku
Mataku dibutakan oleh keabadian yang tak berujung.
Aku melihat diriku sendiri
Meresap masuk
Mati

🌟 BERIKAN KOMENTAR DENGAN PHOTOCARD OOO FAVORITMU 🌟
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
