
Episode 17
Awal dari sebuah kejutan
※Episode ini mengandung lebih banyak kata-kata kasar dari biasanya.
※Mohon pahami perasaan penulis yang sedang mengalami stres akibat belajar.
________________________
Beomgyu dikabarkan tiba pada pukul 3 pagi hari itu.
Atas permintaan Beomgyu untuk tidak bertanya apa pun
Itu terjadi begitu saja.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
satu sisi,
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Keesokan harinya
Gang di belakang sekolah
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Hai"
(Dia preman. Pokoknya dia preman.)
"Eh...eh??" - Ttakkar1
"Uh...kenapa kau memanggil... Seolgi...?" - Ttakkari1

"Itu... ada seorang pria yang mengatakan, 'Iyedodo, Iyedom, dan sebagainya.'"
"Ini...ini...apa ini...haha..." - Ttakkar2
"Tidak!! Astaga, cewek itu selalu membawa 5 cowok sekaligus!!!!!" - Seulgi
"Ah... Ah!! Wanita ini...???" - Ttakkar3
"Hei, wanita itu!!!!" - Seulgi
"Tapi... kenapa dia...?" - Ttakkar2
"Ayo kita beri dia makan. Haha" - Seulgi
"Hah...hah?? Tiba-tiba?? Kenapa??" - Ttakkar4
"...........(serius)" - Seulgi
"Oh... aku benar-benar kesal karena dia terus mengganggu kalian.^^" - Seulgi
"Ini bahkan tidak cantik, tapi hanya laki-laki yang selalu memakainya. Bukankah itu akan terasa tidak nyaman bagi saya atau tidak?"
"Ahaha... Seolgi pasti merasa tidak nyaman..." - Ttakkar4
"Hei... tapi... Seolgi... itu... mungkin saja..."
"Bagaimana kamu akan memberi makan gadis ini??" - Ttakkar5
"Ya... Seolgi... Pikirkanlah sejenak..." - Ttakkar2
"Mari kita lihat siapa yang ada di sekitarnya..." Ttakkar1
Retakan----
"Haa..... Haha anak-anak ini cerewet banget?????????" - Seulgi
"Kalian merangkak karena sudah lama tidak dipukul???" - Seulgi
"Jika aku menyuruhmu melakukan sesuatu, lakukan sendiri" - Seulgi
(Seulgi menampar pipinya sambil mengucapkan setiap kata))
".....Haa....... Aku menghabiskan sepanjang hari bersama pacarku hari ini
"Aku akan berada di karaoke, jadi kalian semua harus tampil bagus." - Seulgi
"Bagaimana bisa anak itu begitu keras kepala?" - Seulgi
Gedebuk gedebuk
Seolgi hanya berjalan pergi.
"Wah..... Bajingan gila itu!!!!!!!!!" - Ttakkar1 (yang ditampar)
"Seandainya saja gadis itu bukan pacar gadis itu!!!!"
"Aku pasti sudah menamparmu, menamparmu!!!!!!!!" - Ttakkar1
"Hei. Bukan itu." - Ttakkar3
"Apa?" - Ttakkar1
"Jujur saja, perempuan itu adalah pemimpin tim dan kepribadiannya sangat buruk."
-Ttakari 4
"Gadis itu benar-benar jago berkelahi" - Ttakkar 5
"Gadis itu mencoba menjadi perwakilan nasional, tetapi dia dipukuli dan tidak bisa pergi."
-Ttakkar2
"Ha...sialan, tidak bisakah kau bersimpati?" - Ttakkar1
"Apa kalian benar-benar harus menghujani saya dengan fakta, dasar bajingan kecil?" - Ttakkar1
"^^"-Ttakkar2345
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Phehehehe!!!!!!"
"Persetan dengan siapa yang membicarakan aku...."
(COVID-19!!! Pakai masker, dasar gemetar!!!)

"Aaahh ...
"Jijik banget!!! Tutup mulutmu dan batuklah!!!" - Yeonjun
"Semuanya keluar deras sekali!!!!" - Yeonjun
"Apa yang akan kamu lakukan dengan barang-barang yang terkena ludahmu saat kamu meludahinya???" - Yeonjun
"(Dingin)"
"Hei, kalau kamu batuk dua kali, kamu akan dieksekusi^^"

"Oh, apakah akhirnya tiba saatnya untuk pendidikan yang sesungguhnya?" - Subin
"Kamu harus menonton ini sambil makan popcorn" - Beomgyu
"Kerja bagus, Choi Yeonjun" - Soobin, Beomgyu

"Saudari, terima kasih atas kerja kerasmu."
"Kami akan masuk lebih dulu."

"Baiklah. Kakak perempuan ini ingin menyampaikan sesuatu kepada Yeonjun, jadi kamu duluan."

"Hei... teman-teman..??? Kalian mau pergi ke mana??? Ya..... Hei....hei!!!!!!!!"
"Hai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" - Choi Yeonjun
"Yeonjun-ah hehehe kamu di mana hehehehehehe"
"Ada sesuatu yang ingin kau bicarakan denganku^^^^^^^^^^^^^^^^^^"
"Oke... Tunggu... Tunggu!!!!!!!!! Aaaaaaaaaa Kakak!!!!!!!!" - Yeonjun
Jadi, saat jam makan siang, The Fed tidak terlihat di mana pun...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lusa.
Ketuk ketuk---
Ketuk-------

"Hei~kamu~ju???"
"Apakah itu ada di sana????"

"Ya?? Aku di sini"

"Hei!!! Mau kita bicara?? Hehehe"
Kalau aku memotong pembicaraanmu di sini, kamu pasti marah, kan...?
Hehehe, kalau begitu kurasa kita akhiri saja di sini😏😏
