bunda sandara tentu kaget banget dong, liat dua putranya ini pagi pagi udah duduk manis di sofa. soalnya kan Treasure bersaudara terbiasa ngebo sampai siang, sebelum bangun karena kelaparan. persis ayah mereka banget.
"Ayolah, Kak, kau sudah bangun," kata Sandara, yang ingin pergi ke dapur untuk memasak tetapi mampir ke ruang keluarga terlebih dahulu.
"kebangun bun." jawab junkyu.
akhirnya sandara berlalu pergi dari sana dan mulai memasak sarapan. baru sebentar masak, junkyu udah datengin sang bunda dan nanya, "masih lama ya bun?? aku udah laper."
sandara mengangguk, "kan bunda baru sebentar masaknya."
junkyu memasang wajah cemberut bimoli, bibir monyong lima senti. dia udah nahan laper sebenernya dari tadi.
tiba tiba saja, junkyu gak ada di belakang sandara nungguin makanan selesai di masak dengan mupeng alias muka kepengen. loh, ni anak kemana?? pikir sandara. dia pun menoleh kebelakang di meja makan. junkyu lagi asik banget makan sereal yang entah darimana ia dapat.
"loh, aa?? itu bukannya serealnya jeongwoo??" kata sandara yang ingat kalau sereal yang junkyu makan itu punya jeongwoo.
"hmm, gapapa lah." ucap junkyu tidak peduli. sandara akhirnya membiarkan junkyu menghabiskan sereal milik jeongwoo, karena seingatnya sereal jeongwoo juga sudah tinggal sedikit.
tidak lama kemudian, junkyu sudah selesai makan dan sekarang duduk manis di ruang tamu, sarapan juga sudah selesai bunda sandara masak. beberapa sudah turun dari kamar ke ruang makan, seperti jaehyuk, doyoung dan yoshi. mereka semua sarapan dengan diam, sampai akhirnya jeongwoo turun dari kamarnya dan nyari nyari sesuatu di lemari makanan.
"nyari apaan dek??" tanya yoshi melihatnya.
"sereal aku kemana ya, bang?? kan semalem masih ada di lemari ini." jawab jeongwoo.
"yang ini bukan??" kata doyoung menunjuk kearah kotak sereal kosong di samping mangkuk yang sekarang menyisakan sedikit susu dan beberapa keping sereal di dasarnya.
Jeongwoo terlihat sangat sedih sekarang, dia hampir terlihat seperti sedang menangis.
"AA JUNKYUUUUUUUU!!!!! BALIKIN SEREAL AKUUUUUU!!!!" teriak jeongwoo yang sudah bisa menebak siapa pelaku dengan mata berair.
junkyu yang tadinya main handphone di ruang tamu, langsung ngibrit ke kamar yang langsung dia kunci.

"ku menangis, membayangkan~ betapa kejamnya dirimu atas diriku, kau embat habis serealku~~"
