
Cinta rasa persik
W. Gwangwol
_____________________________________
"Kamu tidak perlu meminta maaf lagi"
"Aku lupa segalanya"
Ke mana perginya rambut kuning yang seperti kupu-kupu itu?
Love menatap rambut hitam Yoongi.
"Kamu mewarnai rambutmu..."
"Itu sulit"
"Lihatlah rambutku yang kuning"

"Sekarang sudah oke kok, hehe"
" Maaf "
"...Aku menyesali apa yang kulakukan saat itu setiap hari"
"Dulu rasanya sakit."
Kau tersenyum tipis melihat ketulusan yang akhirnya kuungkapkan.
Senyum itu begitu sedih hingga membuat hatiku hancur.
"Tapi sekarang aku sudah punya pacar dan hubungan kami baik-baik saja."
"Kamu juga, jangan pikirkan aku lagi dan semoga kamu baik-baik saja."
"Bagaimana saya bisa..."
Tepat ketika saya hendak berkata, "Lupakan saja," telepon berdering.
Itu bukan panggilan teleponku, itu panggilan Yoongi.
"Telepon saja aku"

"Hei, Amiya. Apa kau sudah bangun?"
Saat melihat pemandangan itu, hatiku terasa aneh.
Yoon-gi, yang pasti terluka, tampak hebat saat ia mulai mencintai lagi.
Setelah mengucapkan 'Aku akan pergi' dengan mulutnya, dia melambaikan tangannya ke arah Yoongi.
🍑
"...Hah? Aku sayang kamu, adikku!!!"
"Hah? Taehyung! Kenapa kau di sini?"
Love akhirnya menatap Taehyung dengan benar.
_____________________________
Sekarang! Akhirnya!
