Pernikahan politik dengan Kim Nam-joon

1 - 7

Pada akhirnya, Chaerin dibawa ke ruang gawat darurat.






Chaerin di dalam ambulans menuju ruang gawat darurat

Namjoon memegang tangan Chaerin.

Aku terus meneteskan air mata.













"Ugh... ugh... saudari... isak tangis"

















Begitu Chaerin tiba di ruang gawat darurat

Saya masuk ke ruang operasi.















Namjoon di depan ruang operasi

Aku terus menangis.

















Setelah operasi

Chaerin dipindahkan ke kamar single.













"Saudari..?"








Namjoon terus memegang tangannya.




Para anggota duduk bersebelahan di kursi masing-masing.

Karena Yoongi mengira itu semua karena dirinya.



Aku bahkan tak bisa memahami rasa bersalah itu.

Dia sedang berjongkok di lorong, menutupi wajahnya.




















"Semua mulai duluan..."













"Apakah kamu baik-baik saja?" Seokjin












"Tidak apa-apa, semua orang seharusnya bisa tidur dengan nyaman."














"Kalau begitu aku duluan," kata Jimin.














"Hyung, tidur nyenyak juga," kata Jungkook.












"Hubungi aku saat kau bangun" Seokjin















"Ya, silakan."















Semua orang kembali ke penginapan masing-masing.

Namjoon menggenggam tangan Chaerin dan menangis.

Aku tertidur.
















Saat fajar menyingsing, Chaerin terbangun.









Namjoon memegang tangan Chaerin.

Setelah menempelkan dahinya ke punggung tangan Chaerin

Aku sedang tidur.













"Ah... aku merasa pusing..."










 

Chaerin mengelus kepala Namjoon saat dia tidur.

Aku membelainya.













"Ugh... Kakak...?"











Namjoon mengelus kepalanya

Aku terbangun karena sentuhan Chaerin.

















"Hah..? Namjoon sudah bangun?"

"Mengapa saya tidur dengan sangat tidak nyaman?"











"Saudari? Apakah kau sudah bangun?"













Namjoon memeluk Chaerin.


Dan air mata mengalir deras di wajahku.














"Namjoon"











"Maafkan aku... Maafkan aku..."













  


"Apakah kamu baik-baik saja?"

"Saudari, ini sama sekali tidak sakit."















"Ya ampun"

"Sayang? Kenapa kamu menangis?"

"Namjoon, unnie, tidak apa-apa."

"Berhenti menangis dan tidurlah, oke?"


















Chaerin melanjutkan

Aku mengelus kepala Namjoon.












" aku mencintaimu Sungguh banyak sekali











Namjoon berbisik di telinga Chaerin.

Dia berbicara dengan berbisik.













"Apakah kamu menyukaiku sekarang?"















"Ya, aku suka, aku mencintaimu"












" Aku pun mencintaimu "

"Ayo kita tidur sekarang."












"huh"























Keesokan harinya











Para anggota datang ke kamar rumah sakit.


















"Hah..? Kau baik-baik saja, unnie?" Jimin













"Ya, ya, aku baik-baik saja, unnie."

"Tapi bagaimana dengan Yoongi?"








"Apakah Yoongi-hyung ada di luar?" Hoseok














"Kenapa kamu tidak masuk?"











"Aku minta maaf pada adikku..." Jungkook














"Kalau begitu, maaf, tapi bawa Yoongi bersamamu."

"Datang"


"Bawa Yoongi masuk dan kalian berdua tetap di luar untuk sementara waktu."












"Oke, aku mengerti," kata Seokjin.
















"Yunki Min!!"












"..."










"Yunki Min?"

"Kemarilah dan duduklah di sini!"











Yoongi dengan hati-hati

Aku duduk di sebelah Chaerin.












"Min Yoongi, ada apa denganmu?"












"Saya minta maaf"













"Apa yang kamu sesali?"

"Kesalahan apa yang kamu lakukan?"















"Kau meninggalkan asrama karena aku"

"Itulah yang sedang terjadi"













" TIDAK "

"Itu kesalahan prajurit itu"

"Kesalahan apa yang kamu lakukan?"

"Aku baik-baik saja, jadi kemarilah."

















Chaerin terhadap Yoongi

Aku merentangkan kedua tanganku.















"Min Yoongi, kau tidak akan memelukku?"

"Lenganku sakit"







Yoongi dengan hati-hati

Dia memeluk Chaerin.











"Saya rasa bintang-bintang dunia kita seperti ini"

"Aku tidak tahu mereka bayi"









Chaerin menepuk pundak Yoongi.

















"Byeok" Hoseok


















"Kita sudah masuk," kata Jungkook.















Namjoon sedang menggendong Yoongi

Aku menyelinap masuk ke pelukan Chaerin.














"Baiklah, aku akan minggir," kata Yoongi.


















Namjoon memeluk Chaerin.

Dia membenamkan wajahnya di bahuku.











"Kurasa kau baik-baik saja, unnie," kata Hoseok.

"Kita berangkat sekarang," kata Hoseok.
























Semua orang bersorak


Kamu tidak lupa berlangganan, kan?!