Hak Cipta©️ 2020 Listerine
_
_
_
_
Setahun setelah aku dekat dengan Park Jimin,
Aku menjadi seorang sosiopat sejati.
Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku merasakan emosi seperti itu.
"Hmm... sesuatu yang kuinginkan... sesuatu yang kuinginkan..."
Alasan aku bergumam seperti itu adalah...
Saya belum menemukan apa yang saya inginkan.
Saya ingin segera menemukan apa yang saya inginkan dan mendapatkannya.
"Puhahaha, kenapa kamu ceroboh sekali? LOL"
"...Aku menginginkannya."
-"Apakah aku bersikap ceroboh karena aku memang ingin bersikap ceroboh?"
Memar yang sudah ada sebelumnya sudah hilang sepenuhnya kemarin!!"
"Ya, ya~"
-"Kim Taehyung, dasar bajingan..."
"Kang Seul-gi, 2014."
-"Ahhhh!!! Ini sangat menyebalkan!!!"
keping hoki
"Es kopi!!"
"...Oh sial."
-"Hah? Aku tidak bisa melihatmu di depanku."
"Apa ini?"
"Hei, Kang Seul-gi, jangan lakukan itu."
Aku juga sedang berbicara denganmu dan aku tidak melihatmu di depanku."
-"Oh, begitu ya?"
Maaf..."
"Aku menginginkannya."
-"Ya, saya?"
"Tidak, di sebelahmu."
"Eh, aku?"
"Ya. Di mataku, kamu cantik."
-"Hei, kamu sepertinya orang yang aneh..."
Ayo kita pergi dengan cepat..."
Ya, ya...
"Tunggu sebentar, apakah itu Kim Taehyung?"
"Bolehkah saya minta nomor teleponmu? Saya bukan orang yang menakutkan, meskipun saya mengatakan hal-hal seperti itu."
"Ah...ya, ya."
Bertemu dengan teman yang begitu menyenangkan.
Sekarang kami sudah sangat dekat.
Dering yang melelahkan-
Melelahkan,
"Hei, Taehyung. Mau pergi ke kafe?"
"Ah... aku ditemani teman hari ini..."
"Siapa? Teman yang kutemui terakhir kali... bernama Seolgi?"
"Ya."
"Kalau begitu, ayo kita pergi bersama. Mari kita berteman..."
"Baiklah kalau begitu, datanglah ke kafe sebelum jam 4!!"
"Ya~"
Berdebar-
"Hmm... Kang Seul-gi..."
_
_
_
_
"Taehyung, ke sini-."
"Oh, apakah ini tempat duduk di dekat jendela?"
Terima kasih."
"Tidak, apa yang kamu lakukan dengan benda seperti ini...?"
Ngomong-ngomong, apakah kamu mengatakan bahwa kamu bijaksana?"
-"Oh, ya!"
"Oke, sampai jumpa."
-"Halo."
"Anggap saja aku sebagai kakak perempuanmu."
-"Ya."
"Kalian mau makan apa?"
Aku akan hidup hari ini."
"Kakak, aku yang akan membelinya."
"Tseuup, aku ingin membelikannya untukmu."
"Pilih dengan cepat."
"...Saya ingin smoothie stroberi."
"Selera bayi?"
"Ya."
-"Saya ingin... latte."
"Ya, saya mengerti."
"Saudari, saya akan menerima pesanannya."
"Oh, terima kasih."
"Seulgi, maukah kamu pergi ke kamar mandi denganku?"
-"Besar."
_
_
_
_
"berlangganan"
"Semangat"
"peringkat"
Saya akan sangat menghargai jika Anda bisa melakukannya🙏❤
