*Cerpen*

Hwang Yun-seong) omos

photo

Pada akhirnya, kamu selalu kembali dalam keadaan terikat.

Saat aku memejamkan mata, kau datang kepadaku seperti sebuah kebiasaan.

Kurasa aku masih belum melupakanmu.

Aku tak bisa menghapusmu, aku tak bisa mengakhirinya.




Aku bahkan tak punya keberanian untuk melupakanmu.

Aku sendirian di ruangan kosong, merindukanmu dan mengompol.

Aku menghabiskan hari-hariku dengan perasaan hampa menyesalinya, terus-menerus terluka oleh jejakmu.




photo

Waktu yang kita habiskan bersama,

Aku merindukan semua momen yang kita cintai.




Akankah aku pernah bertemu denganmu lagi?

Dalam ingatanmu, mabuk oleh emosi fajar.

Aku sedang mencari kamu melalui media sosial.

Aku ingin memutar kembali waktu.

Aku menghabiskan hari lain merindukanmu.





Aku akan menunggu.

Kembali.

Aku tak pernah melupakanmu sedetik pun, bahkan semenit atau sedetik pun.

Aku akan menangkapmu.

Andai saja aku bisa bertemu denganmu lagi, meskipun hanya sekali.




Penyesalanku atas malam ini

Alangkah indahnya jika semua orang bisa menghubungi Anda.

Aku sangat berharap suatu hari nanti aku bisa melihatmu tersenyum padaku.





photo

Aku akan menunggu.

Sampai kau kembali padaku.

Tak satu detik pun dalam sehari terasa berarti tanpa dirimu.

Aku berjanji.

Aku akan terus menunggumu.

Aku tak akan pernah membiarkanmu pergi.

Aku pasti akan menangkapmu.

Silakan datang kembali lagi.