Kumpulan cerita pendek
Sekalipun aku mengulurkan tanganku

정꼬모
2020.01.27Dilihat 113
Kemudian, perasaan ini menjadi tak terkendali dan aku tak sanggup menanganinya lagi, jadi aku memutuskan untuk melupakanmu.
Aku memasukkan semua kenangan bersamamu ke dalam sebuah kotak dan menyimpannya di lemari. Tapi ini tidak berlangsung lama.
Hanya dua hari. Itu saja. Meskipun aku belum bertemu denganmu selama dua hari, aku tetap merindukanmu. Ada begitu banyak jejakmu di ponselku sehingga aku tidak bisa menghapusnya.
Tanpa disadari, kau telah menjadi bagian dari hidupku.
Namun aku merasa tak sanggup bertahan jika keadaan terus seperti ini, jadi aku berusaha meminimalkan waktu yang kuhabiskan untuk memikirkanmu, memanggil namamu, dan menatapmu.
Seiring waktu berlalu, saya pikir saya semakin membaik.
Sosokmu yang dulu di ponselku. Aku memutar video yang berisi dirimu yang dulu.
Dulu, video yang hanya sekadar lucu dan menjadi kenangan berharga kini menjadi video yang memiliki nilai lebih bagi saya.
Kamu sangat menggemaskan di video itu, mengangkat tangan dan berpose, jantungku berdebar kencang. Perasaanku padamu, yang kupikir sudah membaik, ternyata malah semakin kuat.
Namun, bahkan jika aku tumbuh lebih besar, itu tidak akan sampai padamu. Itu hanya menyakiti hatiku, dan tidak menguntungkanku.
Tapi kenapa aku tak bisa berhenti mencintaimu? Semakin aku memikirkannya, semakin aku merenungkan perasaanku padamu, semakin aku merasa jatuh cinta padamu. Jadi aku mencoba untuk berhenti memikirkannya.
Namun kau terus terlintas dalam pikiranku, seolah mengejekku.
Jantungku berdebar kencang saat aku memikirkan masa lalu yang kita lalui bersama, apa yang sedang kau lakukan sekarang, dan bayangan bertemu denganmu di sekolah besok.