“Saya tiba.Saya harus turun sekarang..”
“….”
“Kurasa aku sedang tidur nyenyak..Teruslah tidur.Aku akan memindahkannya untukmu.”
Setelah perjalanan panjang, kami tiba di sebuah rumah besar..Ada bunga dan rumput yang layu di sekitarnya.,Yang tersisa hanyalah sebuah pohon dengan semua pilarnya yang telah dipotong..
Pria itu menggendong wanita yang sedang tidur ke dalam rumah besar itu, membaringkannya di tempat tidur, dan menutupinya dengan selimut hingga dagunya..
“Kamu tahu.Aku ingat itu?Hari pertama kita bertemu.Kamu memberiku buket bunga.Saya masih memilikinya.Saya menaruhnya di dalam vas dan menyimpannya dengan hati-hati..Saya sangat menghargainya.”
Dia terus berbicara dengan nada yang seolah sedang mengenang masa lalu, dan menatap intently pada bunga macan di atas meja di sebelahnya..
“Sarung pedang ada untuk menyimpan pedang.,Vas itu ada untuk menampung bunga..”
Pria itu duduk di sofa tua dengan kulit yang robek di sebuah rumah besar yang kumuh dan berbicara sambil memutar-mutar belati perak yang bermandikan cahaya bulan..
“Dan kau ada untukku.”
Dia berbicara dengannya di ranjang berkarat di sebelah sofa..Dia bahkan tidak menunjukkan gerakan sedikit pun dan tidur nyenyak, seperti mayat..
“Menurutmu bagaimana mungkin kau meninggalkanku begitu saja?.”
Pria yang tadinya berbicara dengan mata tanpa ekspresi itu bangkit dan berjalan menuju tempat tidur..Lalu dia menatap wanita yang sedang tidur pulas itu dan terkekeh..
“Jangan coba meninggalkanku.Aku memberitahumu agar jangan membuang energimu tanpa alasan..Sekalipun aku lari dan lari lagi, pada akhirnya aku tetap akan terjerat juga..”
Aku melihat lukanya.tidak akan pernah terhapus,Dia dipenuhi dengan bekas luka yang tak terhapuskan..Apa sebenarnya yang membuatnya begitu kejam?,Apakah kamu mengosongkannya?.Di matanya, yang masih tanpa jejak kehidupan, cairan transparan, seperti pecahan kaca yang tumpah di lantai, menggenang dan segera jatuh..
“Jangan tinggalkan aku.Tolong tetaplah di sisiku..”
Setelah selesai berbicara, pria itu menutup kelopak matanya, yang belum tertutup karena kelelahan, dan memegang tangannya yang dingin, memaksanya untuk tertidur..
Tolong jangan lupakan aku.Ingatlah aku sepanjang hidupmu dan selalu bersamaku setiap saat..Aku akan mencintaimu.Jadi, tolong cintai aku juga..
Bunga lili macan di vas cantik di atas meja di samping sofa semakin mekar dengan warna-warna yang lebih cerah..
