[Kurir]
Jungkook: Hyung Jimin.
Jimin: Jungkook, kamu baru saja online.
Jungkook: Jadi, apakah Lindsay sekarang jadi kambing hitam?
Jimin: Sebaiknya kita tidak membicarakan itu untuk sementara waktu.
Jungkook: Jadi dia bukan lagi Lindsay-ku.
Lindsay datang ke atap hanya untuk menemui Seungbin di sana.
Lindsay bertanya kepada Seungbin, "Bro, apa yang sedang kamu lakukan?"
Jika ini yang direncanakan Seungbin.
"Tidak ada apa-apa, saya sedang mencari pohon yang ditanam," jawab Seungbin kepada Lindsay bahwa dia sedang mencari pohon yang ditanam.
"Aku ingin memainkan sebuah lagu untukmu," kata Lindsay kepada Seungbin bahwa dia akan memainkan sebuah lagu untuknya.
"Tidak bisakah kau meninggalkanku sendirian? Itu semacam janji," kata Seungbin kepada Lindsay.
"Tetaplah di sisiku juga," kata Seungbin kepada Lindsay agar tetap berada di sisinya.
Kairi datang menemui Gunwoo dan mereka sedang mencari Lindsay.
"Lindsay di mana?" tanya Kairi kepada Gunwoo.
"Aku juga tidak tahu, aku juga merasa dia begitu." Kairi menepuk dahinya karena sepertinya dia stres karenanya.
Leo dan Sian sedang mengobrol bersama.
"Lagipula, Lindsay harus menjadi penggemar terbesar kita terlebih dahulu," kata Sian kepada Leo.
Lindsay dan Seungbin bergandengan tangan saat berjalan.
Kemudian mereka datang menemui Shota.
Shota mencarinya.
"Oh! Kalian berdua," kata Shota.
"Apa yang kalian berdua lakukan di sini?" tanya Shota kepada mereka.
"Wah, Shota, kau datang menemui kami lagi," sapa Seungbin kepada Shota saat itu.
"Aku tahu kau pasti merasa sangat sedih, bro," kata Shota, lalu ekspresinya berubah menjadi gembira.
"Ayo kita seperti ini!" kata Shota kepada Seungbin dengan riang.
Kemudian Shota dan Seungbin berpelukan, dan ekspresi Lindsay tampak senang karena Shota memeluk Seungbin.
Taehyung datang menemui mereka.
Jadi Taehyung memakai kacamata dan dia melepas kacamatanya sebelum melihat Lindsay dan Seungbin bersama Shota.
Taehyung langsung pergi setelah itu.
Taehyung masuk ke dalam mobil Jimin.
Jimin bertanya pada Taehyung dengan wajah kesal.
"Apa yang sedang kau lakukan?" Jimin bertanya pada Taehyung tentang apa yang sedang dia lakukan.
"Yah, tidak apa-apa, aku minta maaf, Hyung," Taehyung menjelaskan kepada Jimin.
Noa sedang mengendarai sepeda dan melihat Shota di sana.
Noa sedang menatapnya.
Kio pergi ke Noa.
"Bro??" Kio memanggilnya begitu.
Lindsay berjalan bersama Seungbin dan Shota, lalu Seungbin berkata, "Selamat tinggal. Aku minta maaf, aku benar-benar harus pergi." Kemudian Seungbin meninggalkan mereka.
Shota dan Lindsay saling memandang, berjalan bersama sambil bergandengan tangan.
Jimin datang menemui mereka, lalu Jimin menghampiri Shota dan melempar telur ke arahnya.
"DASAR ANAK NAKAL! BAGAIMANA KAU BISA MENYENTUHNYA?? DIA BAHKAN MILIKKU DAN APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI BERSAMANYA?" Jimin membentak Shota seperti itu dan Shota menjadi gugup lalu menatap telur di tanah yang dilemparkan Jimin kepadanya.
"Jimin, cukup! Kau sangat bodoh, kau sudah tidak keren lagi," kata Lindsay kepada Jimin dengan nada marah.
Jimin pergi lalu Shota menyentuh kepalanya, hampir terasa sakit hanya karena Jimin melempar telur ke kepalanya.
Lindsay merasa tidak enak tentang Shota.
Shota bahkan merupakan karakter dari Jepang, bukan Korea.
Sebenarnya dia orang Jepang, bukan Korea.
Karena dulu dia dipanggil "Shota" seperti itu.
[Bersambung]
