
#18 Kencan Ganda

Yeoju - "Hhh... Mau bagaimana lagi, aku nggak punya baju..."
30 menit kemudian-
Yeoju - "Haruskah aku melihat jam...?"
45 menit? Aku terlambat 15 menit, sialan.."
๐ฐ๐ฐ๐ฐ
Yeoju - "Huh...huh..."
Seokjin - "Apakah kamu lari? Bahkan jika kamu tidak lari
Itu mungkin...tapi sulit.."
ย 

"Masih berlari...gila, gila"
Da-eun - "Kenapa kau bersikap seperti itu lagi?"
"...bukan paman...tapi oppa"
"Betapa tampannya..."
Seokjin - "Lucu sekali lol"
Jimin - "Dia imut..."
Da-eun - "Tokoh utama wanitanya agak imut..."
Jimin - "...? Aku?"
Da-eun - "Kamu tampan."
๐ฃ๐ฃ๐ฃ
Di dalam kafe-

"Oppa! Ah~"
Da-eun - "Ugh...ini benar-benar macam-macam hal..."
Jimin - "Jadi kenapa kau tidak melakukannya untukku?"
Da-eun - "Buka mulutmu, Jimin!"
Jimin - "Ah~"
Jimin - "Fiuh...wow...hei, kenapa rasanya seperti ini.."
Da-eun - "Hah? Wow... Mereka cuma memberiku bubuk kayu manis saja, haha."
๐ญ๐ญ๐ญ
malam-
Yeoju - "Ah... dingin sekali..."
Seokjin - "Hei, apakah kamu kedinginan?"
Yeoju - "Ya..."

"Astaga, siapa yang tega melakukan itu?"
"Kenakan pakaian tipis dalam waktu lama"
Seokjin melepas jaket yang dikenakannya.
Aku melepasnya dan memberikannya kepada tokoh protagonis wanita.
"Tapi aku tetap ingin terlihat baik di mata kakakku..."
"Tokoh utamanya cantik bahkan tanpa riasan~"
๐ฏ๐ฏ๐ฏ
Oh, maaf karena mengakhirinya begitu tiba-tiba.
Kemampuan menulis saya kurang... Terima kasih telah membaca tulisan saya yang membosankan ini.
