Y/N: (kesal) Jangan beli baju serba hitam lagi.....
Jungkook: (tenang, acuh tak acuh) Lihat dulu pakaianmu sendiri, bukan pakaianku....
Y/N mengejeknya dan terus memandangi pakaian-pakaian itu.
Kemudian tanpa sengaja Y/N menjatuhkan beberapa gaun dari rak, dia menyadari apa yang telah dia lakukan dan mengambilnya lalu meletakkannya kembali. Jungkook melihatnya dan berkata
Jungkook: (tersenyum sinis) Sepertinya kau adalah sumber masalah??
Y/N: (memutar mata) Urus saja urusanmu sendiri.....kau pikir aku pembawa masalah, jauhi aku...
Jungkook: (tersenyum tipis) Apa aku bilang aku sedang mengeluh??
Y/N: (agak gugup tapi menyembunyikannya) Diamlah....
Setelah mengatakan bahwa Y/N mengambil gaun dan pergi ke ruang ganti, Jungkook terkekeh (suara gemuruh yang jarang terdengar) dan pergi ke ruang ganti pria.
Jungkook keluar lebih dulu mengenakan kemeja biru tua yang sangat kasual (dua kancing teratas terbuka) dengan celana jeans hitam, rambut sedikit berantakan tetapi terlihat sangat tampan.
Tiba-tiba dia menoleh ke belakang saat mendengar pintu ruang ganti Y/N terbuka dan napasnya tertahan sesaat. Di sisi lain, Y/N terkejut dan hanya berdiri di sana menatap Jungkook yang tampan.
(Keduanya saling menatap)
Y/N mengenakan rok putih selutut dengan motif mawar biru, rambutnya terurai di lehernya, tampak seperti malaikat hanya dengan rok kasual.
(Jungkook dan Y/N belum pernah terlihat bersama senatural ini, Y/N selalu mengenakan gaya rambut kuncir kuda dan setelan jas hitam lengkap, sedangkan Jungkook mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan rambut tertata rapi)
Jungkook: (tanpa sadar menatap) Kau terlihat... menakjubkan....
Y/N mengedipkan matanya karena terkejut, dan itu membuat Jungkook tersadar dari lamunannya.
Jungkook: (tegas tapi sedikit lembut, telinga memerah) Aku tidak bermaksud begitu...
Y/N hanya menatap sejenak dan tertawa kecil untuk pertama kalinya di depan Jungkook.
Y/N: (tersenyum tipis) Saya akan menerima pujian itu....
Telinga Jungkook memerah saat dia mendengus pura-pura acuh tak acuh.
Jungkook: (menutupi) Itu kecelakaan..... jangan sok sombong....
Dan di situ, tembok kecil Jungkook meleleh melihat senyum tipisnya yang alami (bukan senyum mengejek yang biasa dia berikan padanya...).
