
Kemungkinan mengembangkan perasaan terhadap pasangan pernikahan dari kalangan politikus.
Begini ceritanya... Aku mendengar suara gemerisik dan aku langsung menuju dapur...
"Hhh...sialan, minum saja sampai mabuk"
"Hey kamu lagi ngapain...?"
"Hah? Oh, bukan apa-apa... heh"
Berdebar_
"Alkohol...?"
"Hei, kita berumur 17 tahun...?"
"Oh, aku hanya akan makan sedikit..."
"Oke, apa... "
Dia mengatakan itu lalu meminum seluruh isi botol alkohol tersebut.
Namun jika botol ini berisi wiski, ceritanya akan berbeda;;;;;;;;;
"Hehehe.. Aku sudah bertanya pada... Yebin.. Aku akan melihatnya..."
"Sampai jumpa lagi saat kamu pergi ke Korea..."
" Ya... "


"Hhh...semoga Park Jimin bisa tidur nyenyak...;;"
"Shiiiiii...urr!!!!!!! "
"...Tolong...oke..?"
"Istirahatlah!!"
"........ "
"Tidak apa-apa...kamu memang aneh...kamu tertawa padahal aku sedang menangis~"
" .. "
"Tapi...Anda terus...khawatir...jagalah saya, Pak..."
"...apa yang kau bicarakan? Cepat tidur."
"Pak... Hehehe..."
"...Apakah kamu ingin dipukul?"
"Huh... ya sudahlah..."
"Kau...kau bajingan..."
"Hah? Kamu lebih bodoh."
"Mengapa kau terus melakukan itu...? Kau mempermalukan orang... dan membuat mereka merasa kasihan..."
" ?...."
"Aku sangat cemburu..."
Warak_
"Ini menyebalkan...ugh..."
"Hei...? Hei..."
"Ugh...aku mengantuk..."
"Oke... Oke..."
"Ugh... kepalaku..."
"Kau sudah bangun, dasar bodoh?"
"Mengapa aku di sini?"
"Karena kamu minum terlalu banyak alkohol"
"...(Potongan film)"
"Hhh...aku mau makan sup penghilang mabuk."
"...ya"
42%
______
Bersentuhan itu sopan 😉
