malam harinya, Bangchan sedikit membersihkan apartemen nya menyiapkan banyak snack dan minuman seperti akan mengadakan party kecil
"oh udah dateng? lho kok bawa makanan juga kan kakak bilang gak perlu" kata chan menyambut kesayangannya, menyambar bawaan kekasihnya
"ah ternyata udah di siapin semua ?" tanya perempuan itu
"iya dong, terkesan lebay banget ya?" tanya chan
"gaklah aku suka kok, aku mana pernah nyiapin gini tiap kakak kerumah haha jadi malu"
"haha iya ya kamu kan orangnya mageran, spesial malam ini untuk kamu"
perempuan itu tersenyum penuh arti, dia sangat mencintai Bangchan lebih dari apapun.
"Ayo kita mulai menonton agar tidak terlambat," ajak Bangchan.
perempuan itu hanya mengangguk
film sudah dimulai, hening, hanya suara dari film tersebut mengisi malam mereka berdua. tidak ada obrolan asik atau komentar lucu dari mereka, hanya rangkulan Bangchan dan sandaran kepala perempuan itu di dadanya Chan
"by.." panggil Bangchan mengelus surai kekasih
"iya kak" jawab nya masih fokus dengan film yang di depannya
"kamu jalan sama siapa tadi? kok kakak gatau ya? padahal kamu bilangnya ada kelas kan?" tanya Bangchan
Wanita itu terdiam.
"kalo kamu bosen sama aku, bilang ya gakpapa kok... aku gak akan salahin kamu. mungkin emang kamu butuh yang baru, atau suasana yang baru. maafin kakak kalo kakak sibuk terus ?"
"kak maafin aku.. aku gak maksud khianati kak Chan, aku sayang kak Chan.." lirihnya mendekap di dada chan
"kakak juga sayang kamu, sampe kamu muak kan dengernya.. akhirnya kamu mau denger dari orang lain juga, gakpapa kita sudahi ya?"
"jangan kak.. aku gak mau kehilangan kakak please..."
"aku harus ngomong 2 kali, aku juga.. tapi kita gak bisa tetep terusin.. kakak anter pulang ya.."
"kak chan.." perempuan itu mulai menangis memeluk chan dengan erat
chan melepaskan pelukannya, ia menangkup pipi perempuan itu bangchan tersenyum melihat wajah kekasihnya yang tetap cantik walau sedang menangis.
"gakpapa ya" kata bangchan mengusap air matanya
"kak chan jangan marah ya, maafin aku udah ngekhianati kak chan, tapi bener aku sayang banget sama kak chan.."
"kakak gak marah kok.."
"kak chan..." perempuan itu menangis kembali
Bangchan dengan perasaan hancur dan sedikit lega bisa mengantarkan pulang mantan kekasih nya itu, kembali berkutik dengan nada dan lirik-liriknya ..
1 Minggu kemudian, dengan kesibukan tugas akhirnya begitu pun perasaan yang masih kacau karena masih merindukan mantan kekasihnya. hari ini Bangchan benar-benar menghabiskan waktunya untuk menyelesaikan project lagunya, dia menuangkan segala hal yang pernah ia rasakan bersama dengan mantannya itu.
"selesai!!" serunya..
"huftt.. i miss you, how could forget? the day when you lied to me. it's okay, i might as well forget" lirihnya ketika akan menekan tulisan yes untuk meng-upload lagunya
"Aku tidak mau mengakuinya"
