Sudut pandang Nam-ju (Choi Yeon-jun)
Aku datang kepadamu yang tertidur dalam waktu yang berhenti. Betapapun aku berusaha menghentikanmu, pada akhirnya aku berada di sisimu.
-
Setelah perjalanan yang sangat panjang, kini aku kembali, kembali ke rumah yang bernama dirimu.
Kamu belum melupakanku, kan?
Kurasa kau juga sedang menungguku.
Aku akan kembali ke pelukanmu, rumahku dan rumah tempat aku bisa bersandar.
Tolong tunggu sampai aku dewasa. Tolong peluk aku lagi.
Tolong tunggu aku
Aku pasti akan memihakmu.
Kamu menungguku
Tolong jangan lupakan aku
Sekalipun waktu ini berhenti, sekalipun musim ini berakhir, sekalipun kau melupakanku
Namun aku akan menemukanmu
Tolong tetaplah di sisiku.
-
Aku akan kembali kepadamu seperti laut.
Aku akan kembali lagi seperti musim
Aku akan pergi melihat senyummu lagi.
Seperti gelombang, atau lebih tepatnya seperti musim.
Musim semi kembali lagi, seperti bunga-bunga.
Aku akan segera kembali.
Aku akan menunggu sampai aku menyatu dengan separuh diriku yang dulu tanpa dirimu.
2 tahun kemudian (tokoh utama wanita, tokoh utama pria (Yeonjun) sebagai orang dewasa)
Akhirnya aku bisa menghubungimu.
Akhirnya, aku yang tadinya berumur dua tahun, menjadi satu tahun.
Aku ingin bertemu denganmu.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu
-Sekarang sudah satu lagi
-Akhirnya aku bisa melihatmu
-Aku akan pergi dengan cepat.
-Aku sudah menunggu
-Maaf
"Jangan minta maaf, katakan kau mencintaiku."
-Aku mencintaimu. Terima kasih sudah menunggu.
-
Saat aku bersamamu, kita menjadi satu,
Sekalipun ada dua orang, mereka saling mengingat dan mengulanginya.
Aku menunggumu kembali.
Aku menunggu dan menunggu
Akhirnya aku melihatmu.
Aku ingin memelukmu, yang sudah kelelahan karena belajar di luar negeri selama lima tahun.
Ini adalah perasaan yang tidak akan pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Apakah tidak ada kata yang lebih agung daripada "Aku mencintaimu"? Sekarang, kita ciptakan cinta yang lebih besar dari "Aku mencintaimu" bersama-sama, bukan sendirian.

Way Back Home 完
