ketika kamu punya teman yang aneh...

cermin

(Penulis)(Sudut Pandang)

Dia sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.

Itu adalah hari pertamanya.

Dia bersiap-siap dengan tergesa-gesa. Dia tidak ingin terlambat.

Dia tidak sarapan karena keterbatasan waktu.

(Lewat beberapa waktu hingga ke sekolah).

Dia berlari terburu-buru ke kelasnya....

Dalam perjalanan, dia bertemu dengan seorang pria aneh.

(Sudut pandang Y/n)

Aku sama sekali tidak melihatnya. Tapi yang bisa kulakukan hanyalah meminta maaf kepadanya.

Y/n: "Maaf aku tidak melihatmu"

???: "Tidak apa-apa, tapi kamu memecahkan cerminku ☹️"

Y/n: "Aku tidak bermaksud begitu... Aku benar-benar minta maaf😥"

???: "Belikan saja aku cermin baru"

Y/n: "Dengar, Kakak, aku tidak sengaja memecahkan cerminmu dan aku tidak punya waktu!!"

???: "AKU BUKAN KAKAKMU!!! KAMU MIRIP BIBI!!!! KAPAN KAMU AKAN MEMBELIKANKU CERMIN?!!"

Y/n: "Saat aku senggang!!"

???: "JANGAN LUPA ITU!!!"

Y/n: "Tidak akan pernah....Bolehkah aku pergi sekarang!?"

???: "S-"

(Kamu lari tanpa mendengarkan sepatah kata pun darinya)