SIAPA
Mungkinkah dia...

winWINorWINWIN
2020.07.23Dilihat 61
"Dia sangat mirip dengan Yeonjun," kau terus mengatakan itu pada Izzy suatu malam.
"Aku tahu," jawabnya, "tapi dia bilang dia tidak punya saudara laki-laki jadi ..."
"Bagaimana jika," serumu sambil turun dari tempat tidur, "Bagaimana jika dia Yeonjun yang berpura-pura menjadi orang lain!?"
Izzy menatapmu sambil memegang ponselnya.
"Apa kau pakai narkoba?" serunya, "kita tidak seberuntung itu bertemu Yeonjun yang asli, bersyukurlah dengan seseorang yang mirip dengannya," desisnya.
Pintu apartemen terbuka. Itu Seojun, teman sekamarmu yang kedua.
Dia adalah mahasiswi senior di kampus yang sama denganmu.
Tapi kalian tidak terlalu dekat... dia juga bekerja sebagai penata rias di sebuah agensi bernama JYP.
"Aku sudah sampai rumah," kata Seojun sambil melempar tasnya ke lantai.
"Ada apa?" tanyamu dengan nada khawatir.
"Mereka mengusirku," tangisnya, "mereka mengirimku ke Big Hit Entertainment."
"Apa yang salah dengan itu?!" seru Izzy, "Ini Big Hit, ini hebat! Kalian akan bisa melihat BTS~" katanya sambil melamun membayangkan dirinya berdansa dengan Jimin.
"Hentikan saja," katanya sedikit kesal, "Kakak NY bekerja di sana," kata Seojun sambil menuangkan air ke dalam gelasnya.
"Saudaramu? Apakah dia juga seorang penata rias?" tanyamu penasaran sambil menatapnya.
"Nah, dia Soobin," serunya terengah-engah.
"SOOBIN ADALAH KAKAKMU?!" teriak Izzy dan kamu dengan gembira.
"Girls," Seojun menyela kalian, "ayo kita pergi ke acara temu penggemar minggu depan."
"Kedengarannya bagus, tapi... aku tidak punya uang sekarang," katamu sambil menundukkan kepala.
"Aku yang traktir," kata Seojun sambil tersenyum, "Lagipula aku kan kakak perempuan," dia mengedipkan mata. "Oh, dan... bawa juga temanmu itu," katanya sambil menunjuk ke luar jendela.
"Xian, apa-apaan ini?" teriakmu sambil membuka jendela.
"Buku catatan saya, kau yang mengambilnya," katanya dengan wajah datar sambil mengulurkan tangannya.
"Oh-oh, baiklah, maaf, tunggu sebentar," kamu pergi mengambil buku catatan yang tergeletak di tempat tidurmu, "Ini dia."
"Terima kasih," jawabnya singkat.
"Xiaojun, kan?" tanya Seojun.
"Bukan, namaku Xian, Choi Xian," dia tersenyum ramah.
"Astaga, kau benar-benar mirip teman kakakku," tambah Seojun.
"Mau ikut dengan kami minggu depan?" tanya Izzy pada Xian, "kita akan pergi ke acara temu penggemar TXT."
"TXT? Siapa mereka?" tanya Xian bingung.
"Kamu akan lihat," kata Seojun.
*kemudian malam itu *
" Psst", Izzy membangunkanmu.
"Apaaa?!" jawabmu dengan suara mengantuk.
"Dia bahkan tidak kenal TXT, bagaimana mungkin dia menjadi Yeonjun yang menyamar?" Dia menggodamu.
"Diam dan tidurlah," bisikmu, "kita akan tahu minggu depan."
Dan kalian berdua tertidur.
(𝚑𝚒 , 𝚒 𝚊𝚖 𝚌𝚑𝚛𝚒𝚜 , 𝚝𝚑𝚎 𝚊𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛. 𝚒𝚏 𝚝𝚑𝚎𝚛𝚎 𝚊𝚛𝚎 𝚊𝚗𝚢 𝚐𝚛𝚊𝚖𝚊𝚝𝚒𝚌𝚊𝚕 𝚖𝚒𝚜𝚝𝚊𝚎𝚜 ... 𝚙𝚕𝚎𝚊𝚜𝚎 𝚕𝚎𝚝 𝚖𝚎 𝚔𝚗𝚘𝚠 ♡ )