Kumpulan cerita pendek karya Yumjakka

Cerita Pendek Dokyeom: Maukah kau duduk di sebelahku?

"...Seokmin, sudah lama ya?"

"..."

"Aku tidak tahu apakah mimpimu berjalan dengan baik. Aku yang salah."

"..."

"Haha... Saya datang ke sini setiap tahun, tapi saya selalu sedih setiap tahun."

photo

"Ta-da~ Seok-min, yang dicari oleh tokoh protagonis wanita, telah muncul!"

"Ah... kau dari mana saja~"

"Mi-ah... Apakah kau masih akan memaafkanku?"

"...eh, hanya kali ini saja!"



"...Sekarang aku tak bisa memaafkanmu, aku tak bisa marah... Kurasa aku tak akan bisa bertemu atau menemukanmu."

"..."

"Apakah aku juga ada dalam mimpimu? Atau... adakah seseorang yang lebih cantik dariku?"

"..."

"Kamu tidak seharusnya mengikuti seseorang yang lebih cantik darimu secara membabi buta... Seokmin kita"

"..."

"Jika kamu tetap diam seperti itu, aku tidak akan bisa mengeluh."

"..."

"...bangunlah dengan cepat"

"..."

"Jika aku terus tidur... wajahku akan saling menempel?"

"..."

"Bermimpi... Jangan bermimpi terlalu lama... Tidak, jangan bermimpi."

" .. selimut "

tsk tsk-

"Hah... Seokmin?"

Desir-

"Heh... Tokoh utama kita jadi lebih jelek saat menangis..."

"...terisaklah, dasar orang jahat..."

"Maaf... aku tidur terlalu lama"

"...Apakah ada orang yang lebih cantik dariku?"

"..."

" .. Benar-benar?"

"Tidak, tidak ada yang lebih cantik dari Yeoju... tapi ada Yeoju."

"..."

"Aku menangis begitu sedih setiap hari... tapi aku tak sanggup duduk di sisimu."

" ..Mengapa? "

"...Aku menangis sangat sedih...Jika aku pergi, aku akan menangis lebih sedih lagi"

"...pergilah dan peluk aku"

"Aku ingin melakukan itu... Aku selalu ingin memelukmu dan mengatakan maaf..."

"...?"

"Aku tidur terlalu lama"

"Kau sungguh..."

Memeluk-

"Apakah semuanya baik-baik saja sekarang? Kamu tidak akan menangis meskipun aku berada tepat di sebelahmu, kan?"

"Huh... Seokmin, aku merindukanmu... dan aku ingin mendengar suaramu."

"...Aku juga merindukanmu, pahlawan wanita..."

"Hah...hah, dasar bodoh"

"...Aku mencintaimu, pahlawan wanita"


Setelah itu, kami berciuman singkat. Aku terus menangis, dan Seokmin tersenyum dan berkata bahwa menangis akan membuat mataku terpejam.


"Woo-ssi... Ini semua karena kamu!"

"Hei... aku tidur berapa lama?"

"...3 tahun"

"...Aku tidur dalam waktu yang lama"

"...Sudah berapa lama benda itu ada di sana?"

"Um... Rasanya seperti 3 hari."

"..."

"...Dalam mimpiku tadi, tokoh utama wanita datang kepadaku dan berbicara kepadaku"

"...jangan bermimpi terlalu lama?"

"Aku juga mengatakan itu..."

"...?"

"Aku memberitahumu untuk tidak mewujudkan citra dirimu yang ada dalam mimpimu ke dalam kenyataan."

"..."

"Cepat... Pergi dan duduklah."

"...tapi hanya dalam mimpiku... sungguh"

"Seperti yang diharapkan... Aku paling menyukai protagonis wanita di realitas kita!"

" Dia.. "



Beberapa hari kemudian, Seokmin keluar dari rumah sakit dan kami semua kembali ke rumah tempat kami tinggal bersama saat itu.


"...Wah, sudah lama sekali aku tidak ke sini."

"Heh... Aku sudah membersihkan semuanya saat kau pergi."

"...Aku telah membuatmu sangat menderita..."

"Memang seperti itulah asalnya... hehe"


Setelah mengatakan itu, aku keluar ke halaman depan dan Seokmin mengikutiku.

membuang-

"...ha, udaranya segar"

"...apakah kamu ingin bersandar padaku?"

"Bagus~"

Desir-

".. Seokmin-ah"

"Hah?"

"Apakah kamu akan terus mengandalkan saya di masa depan?"

" Tentu saja.. "

"Seokmin-ah"

"Kenapa~"

"Akankah kau tetap berada di sisiku di masa depan?"

"Ya, aku akan tetap bersamamu selamanya."

".. Seokmin-ah"

"Kenapa lagi~"

"...Maukah kau duduk di sebelahku seumur hidupmu?"

"...Nyonya"

"Eh?"

"...Apakah kamu juga mau duduk di sebelahku?"

"Haha... tentu saja"



Dengan kata-kata itu, kami saling memandang lama, bersandar satu sama lain. Kita seharusnya tidak terlalu lama bermimpi tentang situasi di hadapan kita, karena kita tidak bisa membedakannya dari kenyataan. Tapi...


Terkadang... bukanlah ide buruk untuk sesekali bermimpi seperti ini.



Karena hal itu membuat kita menyadari betapa berharganya satu sama lain,



Karena kita akan selalu berada di sisi satu sama lain.





Jadi, kami tertidur berdampingan untuk beberapa saat, sambil menyaksikan kelopak bunga yang berguguran.






























- Obrolan Penulis ♥ -

Hehehe, aku juga suka gaya tulisan seperti ini~🌙 Aku sudah pernah mencobanya sekali! Bagaimana menurutmu? ㅎㅎ Kalau tanggapannya bagus, aku akan mengunggahnya lagi! Sampai jumpa~❤





🌸🌙 Penilaian dan komentar wajib diberikan! 🌸🌙