Seorang gadis yang diintimidasi menjadi ratu lebah?
04: Harapan


Setelah selesai berbincang dengan Jeongguk, saya kembali ke kelas.

Aku khawatir Lee Ye-ji akan melakukan sesuatu, tapi aku tidak bisa bolos kelas.

Ketuk ketuk -

체육쌤
Hei, kau di sini, Yeoju!


김여주
‧‧‧?

Begitu saya membuka pintu, semua anak tiba-tiba berlarian ke arah saya.

모두
Apa hubunganmu dengan Jungkook?

체육쌤
Jungkook bilang dia memanggilmu temannya tadi. Benarkah itu?

학생1
Sejak kapan kamu dekat dengan Jungkook?


김여주
Ya, benar? Itu‧‧‧ Ajukan pertanyaannya perlahan‧‧‧

Ini adalah pertama kalinya saya menerima begitu banyak perhatian sekaligus, jadi saya merasa gugup.


이예지
Berisik sekali! Kenapa kalian semua tidak duduk!?

Orang yang memecahkan suasana tersebut tak lain adalah Lee Ye-ji.

Lee Ye-ji tampak sangat kesal karena kejadian yang terjadi sebelumnya.

체육쌤
(Sugun) Apa-apaan ini? Kenapa bisa seperti itu?

모두
(Sugun) Kurasa kau kesal karena kejadian tadi~


김여주
(Aku tahu lewat desas-desus bahwa Jeon Jungkook populer‧‧‧)


김여주
(Saya tidak menyangka akan sebanyak ini.)

Kekuatan Jeon Jungkook benar-benar luar biasa. Dia membuat Lee Yeji, yang biasanya akan membuat keributan, tidak bisa menyentuhku, dan anak-anak itu tiba-tiba tertarik padaku, padahal aku seorang pengganggu.

Ding dong dang dong -

학생1
Oh, ada apa? Sudah berakhir.

Begitu bel koran berbunyi, semua anak duduk. Aku pun ikut duduk.


유하나
Hei, sang pahlawan wanita. Apa kau baik-baik saja?


김여주
Hah? Ahhh... Ya. Tidak apa-apa (tersenyum)


유하나
bersyukur‧‧‧

Yuhana. Gadis ini adalah rekan saya. Dia satu-satunya yang datang membantu saya saat saya diintimidasi.


유하나
Aku benar-benar minta maaf soal tadi. Seharusnya aku menghentikanmu, tapi aku terlalu takut untuk berhenti.

Salah satu dari mereka mulai menangis. Lalu aku melambaikan tanganku karena malu.


김여주
Oh, tidak! Mengapa kamu minta maaf?


김여주
Mungkin aku terlalu takut untuk melakukan apa pun.


김여주
Jadi jangan minta maaf, ya?


유하나
Ya, oke.

Bagi sebagian orang, mungkin terlihat seperti salah satu dari mereka bersikap ramah kepada saya, tetapi sebenarnya tidak demikian.

Sebenarnya, aku pernah diintimidasi oleh Lee Ye-ji.

Mungkin itulah sebabnya Hana begitu takut hanya dengan berada di dekat Lee Ye-ji. Wajahnya bahkan memucat.

Saya juga sepenuhnya mengerti mengapa Hana tidak bisa menghentikan Yeji.


김여주
(Haruskah aku mengajak Hana makan bersama hari ini?)


김여주
(Oke. Kalau begitu mungkin aku juga bisa berteman dengan Hana! Hehe)

Aku menantikan waktu makan siang dengan penuh harap.