Warnai dirimu sendiri.
28


Aku sudah beberapa kali berpikir untuk melepaskan segalanya dan menjalani hidup.

Bahkan ketika saya masih memiliki orang tua, saya menginginkan kebebasan.

Aku tak percaya aku menjalani hidup di mana aku bahkan tak bisa memiliki satu orang pun yang kucintai di sisiku.

Ekspresinya berubah seolah hatinya sedang sakit.

Langit itu indah apa adanya.

Aku memikirkan wajah yang ingin kulihat setiap hari.

Cintaku... istriku...

박회장
Sayang..

Sesekali... aku bertanya-tanya apakah aku, sekarang setelah sendirian, bisa meletakkan semuanya dan pergi.

Kesimpulannya adalah, aku tidak bisa melepaskan beban ini kecuali melalui kematian.

Untuk orang tuaku... dan untukmu.

Sang tokoh utama wanita dengan tenang mendekati bahu wanita itu, yang terkulai lemas tepat di punggungnya.


여주
Mengapa kamu sendirian?

박회장
...ha ha..

Melihat senyumannya, aku duduk di sebelahnya dan membuka mulutku.


여주
ayah...

박회장
Sudah lama sekali aku tidak mendengar itu...


여주
Kumohon, hiduplah... Kumohon, hiduplah. Aku akan baik-baik saja. Semua yang belum bisa kulakukan selama ini... akan kulakukan semuanya.

박회장
...

Matanya berkaca-kaca mendengar kata-kataku.


여주
Apakah kamu sedang mengalami kesulitan...?

박회장
...Ini sulit...

Ayahku selalu tampak begitu dapat diandalkan dan penuh perhatian...


여주
...letakkan semuanya... tidak apa-apa.

Dia dengan tenang memegang tanganku dan mengangguk.

Namun, satu kata itu membuat pikiranku tenang.

Hati saya tersentuh mengetahui bahwa ada orang-orang dalam hidup saya yang akan selalu berada di sisi saya meskipun saya tidak punya uang.

Fakta yang jelas ini sangat mendasar bagi saya.

박회장
terima kasih.

Anak kecil yang dulu telah tumbuh dewasa dan kini menjadi burung yang terbang.

Jika kamu tumbuh dewasa, kamu akan menjadi anak yang keren, bukan orang dewasa.

Aku, yang tadinya tak ingin hidup, berubah pikiran.

Haruskah saya mengatakan bahwa saya menyadari terlalu terlambat bahwa saya hidup untuk menikmati kebahagiaan membesarkan anak-anak?


여주
Dia bilang dia berterima kasih atas penawaran khusus itu. Udaranya dingin, jadi masuklah ke dalam.

Sudah... menyenangkan mendengar keluhan sepele ini.