Tidak Ingat
Sahabat terbaikmu


*Sudut Pandangmu*

Your POV
Saat aku menjauh dari mereka, aku merasa bahwa seharusnya kami berdua tidak sedekat ini.

Your POV
Semakin saya memikirkannya, semakin saya merasa sakit hati.

Your POV
Aku tak bisa menghentikan perasaanku padanya karena setiap detik aku menatapnya membuatku semakin mencintainya.

???: IS!!! (YN=nama Anda)

Your POV
Saat mendengar namaku disebut, aku segera mengangkat kepala dan melihat Joy melambai ke arahku.

You
Oh... Hai (kataku dengan suara lemah)


Joy
Jadi... kamu mau pergi ke mana sekarang? (Ucapnya sambil berjalan mendekatiku.)

You
Pulang ke rumah, mungkin?


Joy
Oke, ayo pergi! (memegang tanganku)

*Akhir Sudut Pandangmu*

Author
Kamu dan Joy berjalan pulang.

Author
Catatan: Joy sudah seperti saudara perempuan bagimu, itulah sebabnya dia bisa tinggal di rumahmu kapan pun dia mau. Dia juga punya kamar tidur sendiri.

*Keesokan Harinya*

Author
Kamu melihat Joy sedang sarapan di dapur.


Joy
Oh! Selamat pagi, sayangku. (memberikan senyum cerah)

You
Senyummu itu kenapa ya? (tertawa kecil) Habiskan makananmu. (kataku sambil duduk)


Joy
Kamu tidak mau makan? (menggigit roti lapisnya)

You
Na-ah, selesaikan cepat atau kita akan terlambat.

Author
Kamu mengendarai mobilmu bersama Joy sampai ke sekolahmu.

Author
Joy ada urusan lain, makanya kamu memutuskan untuk masuk kamar duluan.

Author
Anda sedang berjalan di koridor ketika seseorang menarik Anda sampai ke loker Anda.

Author
Kau hanya menatap matanya sambil mengikutinya.

Author
Terima kasih telah membaca fan fiction pertama saya. Saya membuat ini dengan ide-ide saya sendiri. Silakan berlangganan, beri peringkat, dan beri komentar. Terima kasih, aku menyayangimu ❤