Kebetulan
Keluarga tak utuh


Riiiiing Riiiiing.


y/n
Kamu mau apa?


Seungmin
Kurang ajar. Apa yang kamu lakukan?


y/n
Mengerjakan PR-ku. Kenapaaaaaa?

Agak aneh baginya meneleponku di hari sekolah. Biasanya dia sibuk dengan tugas-tugas tambahannya.


Seungmin
Jangan bilang kamu ada di atap lagi.


y/n
Tentu saja aku.


Seungmin
Apa yang telah terjadi?


y/n
Tidak ada apa-apa.

Dia mengenali suaraku.


Seungmin
Ya/Tidak.


y/n
Dia pulang dalam keadaan mabuk lagi. Mereka sedang bertengkar.


Seungmin
Apakah kamu ingin aku datang ke rumahmu?


y/n
Aku sudah terbiasa sekarang. Tidak apa-apa.

Aku harus mengepalkan tangan agar tidak gemetar.

Aku tahu suaraku bisa bergetar kapan saja.


y/n
Aku harus pergi. Sampai jumpa.


Seungmin
Dan-

Aku mengangkat kepalaku ke langit merah padam, air mata akan segera mengalir.

Melukis adalah satu-satunya cara istimewa saya untuk melepaskan emosi, saya melukis dengan agresif dan penuh emosi.

TING TONG!


y/n
Yang akan datang!

Aku tahu orang tuaku terlalu sibuk bertengkar di kamar mereka sehingga tidak mengerti bunyi bel pintu.


y/n
Hai.


Yerin
Hai kamu


y/n
Apa- Masuklah, Yerina.


Yerin
Aku cuma mau mengantarkan beberapa camilan. Aku kebetulan lewat dekat sini dan memutuskan untuk mampir.


y/n
Oh, terima kasih. Oh! Cokelat.


Yerin
Ya. Aku jarang bertemu denganmu dan Seungmin.


y/n
Ya, kami juga sangat merindukanmu.

Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari kamar orang tuaku. Aku tidak ingin tahu apa yang terjadi, tetapi aku adalah seorang anak perempuan.


y/n
Yerina, tunggu di dalam kamarku, aku akan menyusul nanti.


Yerin
Oke.