pendaratan darurat
πΏ10. Donghyun Mendarat Mendadak Padamu_09



μ΄νλ Ή
Wow... Kamu juga bisa mengemudi?


κΉλν
Kemudian!


μ΄νλ Ή
(Mobil ini... terlihat mahal...)


κΉλν
Jangan khawatir, saya akan mengemudi dengan aman.


μ΄νλ Ή
Oke, ayo kita mulai!!


κΉλν
Tunggu sebentar, Hye-ryeong

Dong-Hyeon mencondongkan tubuhnya ke arah Hye-Ryeong.


μ΄νλ Ή
!

Hye-ryeong sangat terkejut sehingga dia mencengkeram tali tasnya erat-erat dan menutup matanya rapat-rapat.

Klik


μ΄νλ Ή
........?


κΉλν
Anda harus memasang sabuk pengaman!


μ΄νλ Ή
Ah......sabuk pengaman.......


κΉλν
Haha, apa kamu lupa?


μ΄νλ Ή
Ya.......


κΉλν
Oke! Ayo berangkat!!

Pada saat yang sama, Dodam


μ€λλ΄
Ah....... bosan sekali

Dodam merasa sangat bosan saat berjalan sendirian di jalan yang biasanya ia lewati bersama Hye-ryeong atau Woo-jin.

Lalu seseorang berbicara kepada Dodam.


μ΅μλΉ
Hai?

Saat Dodam terus berjalan, sama sekali mengabaikannya, pria itu menepuk bahu Dodam dan berkata,


μ΅μλΉ
Hai?


μ€λλ΄
..........?


μ€λλ΄
Aku?


μ΅μλΉ
Ini sangat sesuai dengan gaya saya.


μ΅μλΉ
Bolehkah saya meminta nomor telepon Anda?


μ€λλ΄
(Apakah ini sekte...?)


μ΅μλΉ
Aku bukan anggota sekte. Aku benar-benar menyukaimu.

Dodam, yang belum pernah diburu sebelumnya, tidak tahu harus berbuat apa.


μ΅μλΉ
Ini nomor teleponku, jadi simpan ya!! Namaku Choi Soobin!!!!



μ€λλ΄
Apa........


μ€λλ΄
Apakah ini pertama kalinya bagi Anda?


μ€λλ΄
........ Saya minta maaf


μ€λλ΄
Karena aku sudah punya seseorang yang kusukai.........

Dodam menyelipkan kertas yang diberikan Subin ke dalam sakunya dan kembali ke sekolah.


μ€λλ΄
Woojin... Haruskah aku menggodamu?


Saat Dong-hyeon memarkir mobil dan kembali, Hye-ryeong menunggu Dong-hyeon, Woong, dan Do-dam di depan sekolah.


μ΄νλ Ή
Apakah Dodam akan segera datang?


μ΄νλ Ή
Nona......... Saya bahkan begadang semalaman.........

Seseorang mendekati Hye-ryeong.


μ΅μλΉ
Permisi.......


μ΄νλ Ή
Ya? Saya?


μ΅μλΉ
Ya, itu dia.


μ΄νλ Ή
..........?

Pria itu berkata sambil tersenyum malu-malu.


μ΅μλΉ
Kamu tipeku... Bisakah kamu memberikan nomor teleponmu...?


μ΄νλ Ή
Ya..........?

Soobin berkata sambil menyerahkan ponselnya kepada Hye-ryeong.


μ΅μλΉ
Hanya sekali saja, ya?

pada waktu itu


μ΅μλΉ
Uh...uh???

Setelah Donghyun mengambil ponsel Subin, dia mulai menekan nomor-nomor.


μ΅μλΉ
Siapa...siapakah kamu? Siapakah kamu...?


κΉλν
Aku?

Donghyun berkata dengan wajah marah


κΉλν
Apakah ini pacarmu?