Gila
28


Begitu melihat pemeran utama wanita, aku langsung bertanya padanya. Ada banyak hal yang ingin kutanyakan, entah itu tentang bagian tubuh yang sakit atau terluka, jadi aku mulai merapikan rambutku yang berantakan dengan menepuk-nepuknya menggunakan kedua tangan.


황민현
Hwang Min-hyun... Sadarlah!

Saya menceritakan kisah yang saya alami dengan tokoh protagonis wanita yang berada tepat di depan saya.

Hatiku yang terbakar hancur berkeping-keping dengan menyakitkan.

Aku menghela napas beberapa kali saat melihat tokoh protagonis wanita itu mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja beberapa kali sambil memperhatikan ekspresiku.

Aku dan Joy tercengang ketika cerita Guanlin terungkap.

Aku tidak punya pilihan selain memberikan tempat dudukku, dan Joy menatapku lalu bertanya di depan pintu.


조이
Kamu bilang kalian berteman?

Joy berbicara sambil mengangguk.


조이
Apakah kamu menyukainya?

Aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu, jadi aku hanya berdiri di sana dan memperhatikan Joy.


조이
Tapi kau bisa tahu banyak hal, oppa. Matamu bukan main-main.

Aku menoleh ke arah ruangan pengisi suara setelah melihat Joy berjalan pergi dengan senyum riang.

Penampilan tokoh protagonis wanita dan pengisi suara di balik pintu itu digambar.

Aku tahu lebih baik daripada siapa pun betapa besar cinta kami satu sama lain.

Sahabatku, cinta pertamaku.


황민현
Mereka bilang hal tersulit di dunia adalah konsumsi emosional.

Dia berjalan keluar pintu beberapa kali dan bergumam lagi.


황민현
Aku sekarat, sungguh...

Aku tak pernah menyangka cinta tak berbalas bisa sesakit dan sesulit ini.

Sepertinya dia merasa senang melihat senyum bahagia di depannya.

Karena tatapan tokoh protagonis wanita selalu tertuju pada pengisi suara.

Aku telah bertahan selama 13 tahun hanya dengan satu pikiran: untuk mencintaimu dan menyelamatkanmu.

Tuhan dengan ceroboh telah menempatkan hubungan kita tepat di sini.

Aku hanya berpikir sebaiknya aku mengamati dari samping dan melindunginya.

Meskipun terasa menyakitkan seperti ini, waktu yang kita habiskan bersama tetap membahagiakan.

Bisakah aku melepaskan orang yang kucintai dan hanya menjadikanmu sebagai teman?

Aku tidak tahu seberapa jauh perjuangan terakhirku akan membawaku

Melihat wajahmu yang bahagia membuatku merasa tenang.


황민현
Selamat tinggal, nona...

Aku masuk ke ruangan dan memanggil namamu dalam hati.

Hai.

Cinta pertamaku.

Penyelamatku, yang seperti malaikat bagiku ketika aku berusia 7 tahun.

Jadi aku memutuskan untuk meninggalkanmu.

Agar kamu ikut berbahagia untukku.