Apakah usia berpengaruh dalam cinta?
Lagi..?


"Choi Yeo-ju, kenapa kau tidak segera bangun!?"

"Apakah gendang telinga Inomu tersumbat saat dia membersihkan gigi dengan busa kemarin?"

"Choi Yeo-ju, kenapa kau tidak segera bangun!?"


최여주
Hmm... Oppa...

"...saudara macam apa bos gila itu?"

"Choi Yeo-ju, kau mau terlambat di hari pertama tahun ketiga SMA? Apa kau tidak mau bangun pagi dan bersiap-siap ke sekolah!?"


최여주
(Tiba-tiba) Apa? Bu? Kenapa Ibu di sini?

"Apakah kamu tidak pergi ke sekolah?"


최여주
Kenapa aku harus sekolah... Aku sudah lulus!!

"Gila, sungguh. Apa kamu bermimpi?"


최여주
..mimpi..?


최여주
Bukan? Ini bukan mimpi!!


최여주
Bu, saya seorang dokter. Saya seorang dokter.

"Apa yang kau bicarakan dengan kepalamu? Bangun dan makanlah."


최여주
Oh, Bu!! Aku sudah dewasa, aku sudah dewasa..!!

"Hei!! Lihat kartu identitas mahasiswamu. Kamu orang dewasa macam apa? Kamu seorang mahasiswa yang sedang mengikuti ujian!!"


최여주
...gila... ini pasti mimpi... mimpi...!!


최유정
Hei, guru wali kelas kita tampan sekali.


최여주
eh..?

(Mabuk)

"Halo, anak-anak kelas tiga. Saya guru wali kelas kalian."


김재환
Kim Jae-hwan. Apakah Anda sudah berusia di atas 30 tahun? Tidak ada pertanyaan lagi?


최여주
Hei..! Oppa!!!


김재환
?


최유정
...gila sekali... Choi Yeo-ju...!!


최유정
Apakah kamu tidak akan segera duduk!? (Tentu)


최여주
TIDAK..


김재환
Haha... Kurasa mahasiswi itu salah paham.


최여주
'Apa-apaan ini... Apa aku bermimpi?'


최여주
'Ya...apakah itu Jimong...?' (Snickers)


최유정
(Merinding) Guru Choi Yeo-ju, anak ini bikin merinding.


최유정
Tolong selamatkan aku...


최여주
Ya!! Ini adalah mimpi prekognitif.


최여주
Pak Guru, kursi di sebelah Anda adalah milik saya (mengedipkan mata)


최여주
aku mencintaimu

Tamat.

Ini yang terakhir, jadi saya akan melihatnya.