"Hapus masa itu"
episode 13


Aku memeluk Jaehwan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

김여주
Apakah itu pilihanmu?

Jaehwan hanya meneteskan air mata tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Beberapa menit kemudian, Jaehwan membuka mulutnya.


김재환
Aku tahu ini tidak benar, tapi jika kamu sedang mengalami ini

김여주
Uh...uh?


김재환
Pilihanku adalah menyelamatkan diriku sendiri


김재환
Aku ingin lebih sering bersamamu. Sekalipun aku mati, aku tak peduli dengan jiwaku.

김여주
Namun....!


김재환
Jangan merasa bersalah...sekalipun aku mati

김여주
Tidak, tetapi jika tidak, bagaimana mungkin bisa begitu...?


김재환
Karena itu pilihan saya

Setelah hening sejenak, kami berpelukan erat lagi.


김재환
Apa, kenapa kamu tiba-tiba jadi imut sekali?

김여주
Jika aku tidak memelukmu seperti ini, aku mungkin akan kehilanganmu.


김재환
Jangan khawatir, aku akan selalu berada di sisimu sepanjang hidupmu.

김여주
Jangan membuat janji yang tidak bisa kamu tepati.

김여주
Tidurlah sekarang, sudah larut malam.


김재환
Ya.....

김여주
Tidurlah di kamar tamu. Aku harus pergi ke sekolah besok, jadi aku akan tidur lebih awal.


김재환
Yeoju, ayo kita tidur sekarang.

김여주
Apa kabar, selamat malam

김여주
Huft...mengantuk

김여주
Kurasa pilihan Jaehwan sudah tepat.

김여주
Aku harus belajar. Aku tidak pernah menyangka harus mengikuti ujian CSAT lagi...


gemerisik gemerisik

김여주
Aku ingat pernah belajar di rumah bersama Jaehwan sebelumnya...

02:00 AM

김재환
Sudah larut, kamu belum tidur?

Aku selalu bertanya apakah dia akan tidur jam 2 pagi...

김여주
Sudah jam 2 siang?


김재환
Ya ㅠㅠ

김여주
Tapi kurasa sebaiknya aku meluapkan semuanya dan langsung tidur...

김여주
Apakah kamu sudah selesai?


김재환
Tidak, saya tidak mau melakukannya.

김여주
Tunggu sebentar

Kemudian, Jaehwan, yang bermimpi menjadi seorang penyanyi, bernyanyi sendirian dengan gitar di sampingnya.

Aku bahkan berpura-pura tidak bisa menyelesaikannya karena aku ingin mendengar suara itu.


김재환
Aku butuh waktu, aku butuh waktu untuk melupakan segalanya.

김여주
Butuh waktu untuk menerima kenangan sebagai kenangan.

김여주
Aku ingat waktu itu.....

김여주
Aku harus tidur sekarang.

김여주
Hah? Kenapa lampu di kamar Jaehwan menyala?



김재환
Harga obatnya naik lagi.....

김여주
Jaehwan...


김재환
Pahlawan wanita.....!

Obat yang dipegang Jaehwan terjatuh dengan bunyi gedebuk.

김여주
Apa ini.....

Sekilas, jumlah itu memang besar.


김재환
Pahlawan wanita, itu dia.....

Saya meminum obat itu satu per satu.

김여주
Mengapa jumlahnya begitu banyak!

Meskipun aku tahu, kurasa aku masih belum menerimanya...

Air mata mengalir.

김여주
Sudah berapa kali kau menangis hari ini, Kim Yeo-ju...!

Aku baru saja menangis tersedu-sedu.

김여주
Mengapa ada begitu banyak obat, tetapi ketika kamu sakit, kamu tidak memberitahuku? Mengapa kamu menderita sendirian? Ini sangat membuat frustrasi!

Jaehwan yang terkejut datang menghampiri dan memeluknya.

김여주
Kenapa kau tidak memberitahuku...? Tidakkah kau pikir aku bisa dipercaya?


김재환
Tidak terlalu sakit.

김여주
Apa yang tidak terlalu sakit? Aku butuh 10 obat lagi!!


김재환
Maaf, saya minta maaf.

Meskipun aku marah, semua kemarahan itu lenyap begitu saja saat Jaehwan mengucapkan satu kata.

김여주
Tidak.....aku lebih menyesal. Kamu pasti juga mengalami masa sulit sendirian.