Ada, tapi tidak ada
Episode 37



윤정한
Bisakah kamu keluar sebentar?


강여주
eh..?


고하율
Silakan pergi dan kembali lagi~!

Ha-Yul tertawa terbahak-bahak dan mendorongku keluar dari kelas.

-bang,

Pintu kelas tertutup rapat.


윤정한
.. Hmm,


강여주
Yah... aku sudah memikirkannya...


윤정한
Ah...!


윤정한
Aku tidak ingin membicarakan itu di sini...


윤정한
Ruang musik di sana kosong.


윤정한
Mari kita pergi ke sana dan bicara.


강여주
Ah... saya mengerti.


윤정한
Apakah kamu sudah memikirkannya?


강여주
... huh


강여주
Namun....

Jeonghan tampak gugup.


강여주
Lagipula... aku sudah dewasa.


윤정한
...Kanan

Ekspresi Jeonghan mengeras.


강여주
Dan kamu masih duduk di bangku SMA...


윤정한
... Ya


강여주
Aku tidak bisa berkencan dengan Mizawa...


강여주
Itulah... nilai-nilai saya.


강여주
Dulu saya sering mengerutkan kening ketika melihat orang dewasa dan anak-anak berpacaran.


윤정한
es kopi...

Suara Jeonghan bergetar.


윤정한
Kita... tidak akan baik-baik saja...?


강여주
Tetapi...


윤정한
Kalau dipikir-pikir, kakak perempuanku masih seorang siswa SMA...


강여주
Namun, usia sebenarnya adalah dua puluh tahun.


윤정한
Aku sangat... menyukainya... sekali...


강여주
...

Mata Jeonghan memerah.


윤정한
Aku tahu ini tidak benar...

Jeonghan meraih lengan bajuku dan meremasnya dengan erat.


윤정한
Bagaimana caranya aku bisa membuktikan perasaan ini...?

Jeonghan sepertinya salah paham bahwa saya menolaknya dengan dalih sudah dewasa, padahal saya masih di bawah umur.

Saya rasa dia berpikir bahwa perasaan Jeonghan tidak tulus.


강여주
Tidak... bukan itu-,


윤정한
...Apakah ini akan membuktikannya?

Jeonghan meraih bagian belakang leherku dan tiba-tiba mendekatkan bibirnya ke bibirku.

Itu adalah ciuman pertamaku.

Jantungku berdetak sangat cepat.

Bibir bulat Jeonghan bergerak perlahan di atas bibirku.

Suara lembap dan lengket memenuhi ruang kelas.

Aku tidak membenci perasaan ini.

Aku juga tidak membenci perasaan ini.

Aku tak bisa lagi menyangkal bahwa aku menyukai Jeonghan.

Aku kehabisan napas.

-Mabuk,

Pada saat itu, terdengar suara pintu ruang musik yang terbuka.

Tapi aku tidak mendengar hal seperti itu.

Aku tidak bisa melihat apa pun, aku tidak bisa mendengar apa pun.

Hanya Yoon Jeong-han yang bisa memenuhi diriku.


최승철
.......... Apa,

Choi Seung-cheol-lah yang membuka pintu ruang musik.

Mata Seungcheol bergetar hebat.

Seungcheol memperhatikan kami dengan tenang lalu meninggalkan kelas.


최승철
Bersama Yeoju Noona... Senior itu...

Seungcheol berjalan menyusuri lorong.


최승철
Sutradara musik itu melakukannya tanpa imbalan...

Seungcheol sedang berjalan, lalu tiba-tiba pingsan di tempat.


최승철
Ha...

Aku merasa kepalaku sakit.


최승철
Adegan ciuman dengan gadis yang kusukai...

Seungcheol bergumam.

Dia tampak sangat terkejut.


최승철
...tapi itu melegakan


최승철
Sebelum kamu mengaku...


강여주
Jeonghan-ah

Aku perlahan menarik bibirku dan berbisik.


윤정한
...

Jeonghan menundukkan kepalanya tanpa berkata apa-apa.


강여주
Kamu tahu,


강여주
Aku tahu perasaanmu yang sebenarnya.


강여주
Memang benar saya tidak berpacaran karena saya sudah dewasa dan saya tidak cantik.


강여주
...itu bukan alasan...


윤정한
... Maaf.

Jeonghan membuka mulutnya dengan hati-hati.


강여주
...


윤정한
Saudari,


강여주
Hah?


윤정한
Satu hal lagi... bolehkah saya mengatakannya?