takdir
pemandangan malam



배여주
Oke...berikan ini padaku


배여주
Bu, masuk duluan.


여주 엄마
?Mengapa?


배여주
Aku ada janji. Aku akan pulang larut, jadi tidurlah dulu. Aku akan pulang tepat waktu.


여주 엄마
Yah... aku tahu karena dia sudah dewasa.


배여주
Saya akan sampai di sana tepat waktu.


배여주
Sudah lama sekali... sungguh...


배여주
Ha...aku menangis tanpa alasan...hahaha


배여주
(Saya belum pernah ke Menara Namsan sejak ibu saya meninggal dunia)


배여주
(Karena... ibuku sangat suka melihat pemandangan malam dari Menara Namsan)

(Aku tidak mengajak ibuku karena kupikir dia akan menangis kalau aku mengajaknya.)

Pada saat itu, seseorang melemparkan sekaleng minuman dingin ke pipi sang tokoh utama.


배여주
Kejutan!


이대휘
Maafkan aku!! Aku tidak bermaksud mengejutkanmu... Aku hanya mengira kamu menangis sendirian...


배여주
Ah..


이대휘
Maaf...


배여주
Tidak... tidak perlu minta maaf... Saya merasa lebih baik... terima kasih.


이대휘
bersyukur!!


배여주
Tapi mungkin saja... apakah Anda Lee Dae-hwi??


이대휘
Itu benar...


배여주
Apakah itu Lee Dae-hwi?


이대휘
Ya


배여주
Aktor Lee Dae-hwi?!


이대휘
(sambil meletakkan jarinya di mulut) Bagaimana kau tahu??? Aku memakai topi, masker, dan kacamata hitam.


배여주
cincin...


이대휘
Ah?? Cincin ini... diberikan kepadaku oleh seorang penggemar.


배여주
Kipas angin itu adalah aku....


이대휘
Oh??? Lalu, Nona Yeoju???


배여주
Wow...kamu juga tahu namaku...


이대휘
Tentu saja! Aku sangat menyukai cincin ini sehingga aku terus memakainya!!


배여주
Oh... tapi beberapa orang mengenali saya...


이대휘
Ha... begitu... Apakah kamu pandai berakting?


배여주
Ya??? Aku???


이대휘
Ya


배여주
TIDAK

Dae-hwi mengabaikan perkataan Yeo-ju, memeluknya, merangkul bahunya, lalu pergi.


배여주
Apa...apa yang sedang kau lakukan (berbisik)